Polisi Akui Sulit Sentuh Bandar Narkoba, Satu Wilayah di Bone 'Dilabel' Pusat Narkoba

6/25/2019 | 23:21 WIB

Bagikan:
Kapolres Bone, Kadarislam Kasim didampingi personelnya saat menggelar Press Release di Mapolres Bone, (25/06/2019).


INSTINGJURNALIS.Com--Muhammad Kadarislam Kasim SH SIK MSi tak manampik jika pihaknya masih
kesulitan menyentuh bandar narkoba.

“Sebagian besar yang kita tangkap dapat barang berasal dari kabupaten lain
seperti Sidrap dan Wajo. Pelaku ini kebanyakan hanya pemakai dan pengedar,” kata Kadarislam Kasim, saat Press Release di Aula Mapolres Bone, Selasa (25/06/2019).

Menurut Kadarislam, Kabupaten Bone tidak menutup kemungkinan adanya bandar narkoba yang mengedarkan sabu. Termasuk salah satu wilayah yang sudah dilabel sebagai pusat peredaran narkoba.

“Kita tentu terus berupaya, untuk menangkap bandar untuk mengantisipasi kecolongan seperti sebelumnya, apalagi ada satu daerah yang sudah dilabeli sebagai pusat peredaran narkoba,” tambahnya.

Bahkan Kadarislam, mengakui adanya kemungkinan masih ada bandar besar
yang beroperasi di Bone. Namun terkendala persoalan anggaran operasional.

“Tapi itu bukan jadi penghalang, kami akan terus berupaya melakukan penanggakapan

Polres Bone menangkap pelaku narkoba
bernama Firdaus, Sabtu, (15/06/2019) lalu.

Sebelumnya Kepolisian Polres Bone berhasil melakukan penangkapan pelaku narkoba, Dedi dan Aditya bersama barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 10 gram.

Muhammad Ram
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI