Rusak Parah, Kolam Renang KH Muh Tahir Sinjai Butuh Perhatian

7/10/2019 | 00:56 WIB

Bagikan:
Rusak Parah, Kolam Renang KH Muh Tahir Sinjai Butuh Perhatian
Nampak dari luar kondisi kolam renang KH Muh Tahir Sinjai

INSTINGJURNALIS.com - Fasilitas penunjang olahraga khususnya renang jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) IV/2019 di Kabupaten Sinjai masih minim.

Pasalnya, kondisi kolam renang KH Muh Tahir Sinjai yang sejatinya akan dipakai atlet pada gelaran tersebut kondisinya memprihatinkan. Kolam renang yang diresmikan pada tahun 2011 ini mengalami kerusakan yang cukup parah.

Tidak hanya dari segi penampakan gedung dari luar yang kusam dan tidak terawat, namun kerusakan terparah ada pada lantai kolam dan isntalasi air mengakibatkan air yang ditampung kolam tersebut tidak bertahan lama (bocor).

Hal itu membuat pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Sinjai memutar otak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadispora Sinjai, Drs Muh Irvan membenarkan kerusakan kolam yang terletak di Jantung kota Sinjai itu. Menurutnya, karena kondisi ini lah yang membuat kolam tersebut tidak dibuka untuk umum sejak 2018 lalu.

”Memang ada beberapa fasilitas yang rusak, seperti tegel yang retak pada kolam makanya ditutup sementara, jangan sampai melukai masyarakat atau atlet renang kita,” kata Irvan saat dikonfirmasi media, Selasa (9/7/2019).

Namun kondisi ini tidak menyurutkan niat Dispora Sinjai untuk mensukseskan pelaksanan Porkab IV mendatang. Sebab kata Irvan yang juga Ketua Umum PRSI Sinjai, pihaknya telah mengambil langkah jangka pendek mengenai kerusakan tersebut.

” Hasil rapat beberapa waktu lalu kita dari Dispora dan PRSI akan lakukan pembenahan khusus pada kolam dulu seperti lantai kolam dan instalasi air yang memang butuh perbaikan agar bisa dipakai Porkab,” sambungnya.

Rencananya, pembenahan dijadwalkan bulan ini dan akan diuji coba akhir bulan ini juga. ” Mudah-mudahan setelah diuji coba akhir Juli nanti sudah layak kembali dipakai untuk Porkab,” jelasnya.

Sedangkan rehabilitasi kolam renang KH Muh Tahir sesuai standar PRSI Sulsel, ungkapnya, kembali akan diusulkan pada 2020 mendatang, sebagai persiapan pelaksanaan Porprov 2022.

Sekedar informasi, penutupan kolam renang KH Muh Tahir mengakibatkan realisasi PAD Dispora Sinjai tidak memenuhi target dan hanya menyumbang PAD sebesar Rp.58 juta lebih dari target PAD sebesar Rp100 juta. (*)

Editor : Ardy
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI