Berantas Peredaran Narkoba, BNNK Bone Dapat Respon Positif dari Pemerintah

05 August 2019 | 21:03 WIB

Bagikan:
Sumber ilustrasi: Liputan6

INSTINGJURNALIS.Com--Peredaran Narkoba di Kabupaten Bone kian memperihatinkan. Bahkan peredarannya hingga sampai ke pelosok.

Sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bone, AKBP Ismail Husein mengatakan tetap memprioritaskan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

"Agenda kami kedepannya akah tetap memprioritaskan program pencegahan, pemberantasan penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba, dan terpenting sesuai undang-undang, yang menjadi beban tugas dan tanggung jawab BNN bisa dilaksanakan secara optimal," kata Ismail Husaen.

AKBP Ismail juga mengatakan saat ini kondisi narkoba di Kabupaten Bone cukup memperihatinkan, bahkan saat ini peredaran narkoba telah sampai ke pelosok dan mengaku membutuhkan dukungan dari pemerintah kabupaten dan juga bantuan dari seluruh lapisan masyarakat.

”Saat ini Narkoba sudah masuk ke pelosok-pelosok dan merusak generasi muda, tentunya dibutuhkan kordinasi dan sinergitas dari pemerintah daerah dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut memerangi Narkoba, ” tambah Ismail.

Hal tersebut mendapat respon positif dari Pemerintah Kabupaten Bone. Sebab peredaran narkoba juga sudah menyasar hingga di pedesaan.

"Kita akan serius menangani hal ini mulai sosialisasi anti narkoba. Kita akan gencar deklarasikan gerakan anti narkoba termasuk ke semua OPD, selain itu juga gencar melakukan patroli di setiap wilayah yang rawan peredaran narkoba," kata Dr H. A. Sumardi, M.M, Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Senin (05/08/2019).

Dia mengatakan, gerakan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah supaya masyarakat terbebas dari jerat narkoba.

"Ini sebagai bagian dari komitmen kita yang harus kita mulai dari kita dulu. Tentunya sinergitas dengan instansi terkait (BNN) untuk menanggulangi peredaran narkoba yang merusak generasi muda.Semakin meningkatkanya peredaran narkoba di wilayah, tentu harus diantisipasi sedini mungkin," lanjutnya.

Sumardi, mengaku akan mengajak semua komponen dalam gerakan anti narkoba tersebut. Termasuk komponen masyarakat,pelajar dan tentunya akan memberikan respon positif kepala BNNK Bone.

"Kami tetap akan memberikan respon positif kepada instansi atau lembaga terkait apa menjadi kendala, dan akan terus melakukan kordinasi dengan mereka. Dan pastinya kita akan mengajak semua komponen, anak sekolah, Ormas keagamaan karena ini merajalela di semua lini," katanya.

(Muhammad Ram)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI