Disebut Diduga Menerima Aliran Dana Kasus DLHK Bone, Sekda Irit Bicara

11 September 2019 | 14:47 WIB

Bagikan:
Sekertaris Daerah Bone, Andi Surya Dharma.

INSTINGJURNALIS.Com--Sekertaris Daerah (Sekda) Bone, Andi Surya Dharma angkat bicara terkait namanya disebut oleh Bendahara DLHK Bone diduga turut serta menikmat anggaran swakelola tersebut.

Meskipun begitu, Andi Surya Dharma enggan berkomentar banyak mengenai penyebutan namanya dalam kasus tersebut, ia hanya mengembalikan hal itu ke penegak hukum Kabupaten Bone.

"Sebaiknya konfirmasi saja ke pihak Kepolisian, karena sudah ada laporan hasil pemeriksaan (LHP)," jawab Andi Surya Dharma dengan singkat, Rabu (11/09/2019).

Sebelumnya diketahui, Kasus dugaan tindak pidana korupsi swakelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone kembali memunculkan fakta dugaan keterlibatan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone dalam kasus ini.

Nama Andi Surya Dharma kembali mencuat saat dilakukan audit oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Pusat.

"Sampai ke kita tidak hal itu. Namun saat kemarin dilakukan audit oleh BPK, ada keterangan yang diberikan oleh pihak bendahara tentang sejauh mana posisi Sekda mengenai aliran dana itu, tapi saya juga tidak tau apakah ada diterima atau tidak. Tapi pada hakikatnya yang membutuhkan temuan itu adalah pihak BPK itu sendiri," kata Iptu Muhammad Pahrun, Kasat Reskrim Polres Bone.

Menurut, Muhammad Pahrun nama Sekda mencuat saat bendahara diminta klarifikasi oleh BPK saat dilakukan audit.

"Namanya (Sekda) disebut saat BPK meminta klarifikasi bendahara, tapi dalam hal ini bukan Polres Bone yang melakukan klarifikasi, tapi BPK itu sendiri," lanjut Pahrun.

Selain bendahara, Kadis DLHK Bone, Asmar Arabe juga pernah menyebut nama Andi Surya Dharma turut serta menerima aliran dana, walaupun akhirnya ia menyangkal penyebutan nama tersebut.

(Muhammad Ram)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI