Klinik Anur di Survey Akreditasi, Kadis Kesehatan Sinjai Harap Hasilnya Paripurna

10/14/2019 | 11:39 WIB

Bagikan:
Klinik Anur di Survey Akreditasi, Kadis Kesehatan Sinjai Harap Hasilnya Paripurna
Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Andi Suryanto Asapa menerima tim surveior Akreditasi FKTP Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. [Foto: Hijrah]

INSTINGJURNALIS.com - Dua orang surveior Akreditasi FKTP Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan survey akreditasi di Klinik Anur, Jalan Manimpahoi, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

Dua surveior itu yakni, Drg. Bagus Ari Basuki (bagian administrasi) dan Dr. Ribut Pantjarochana (bagian UKP). Keduanya akan berada di Sinjai selama dua hari, mulai tanggal 14-15 Oktober 2019.

Mereka secara resmi diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Andi Suryanto Asapa bersama jajarannya, Senin (14/10/2019) pagi.

Ketua Tim Surveior, Dr. Ribut Pantjarochana menuturkan bahwa, terdapat dua kategori yang akan di survei atau dinilai diantaranya, administrasi dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP).

"Kami nanti melihat sistem telusur dengan kegiatannya kami potret baru kami akan serahkan kepada Komisi Akreditasi. Nanti komisi yang mengeluarkan level untuk klinik Anur ini, apakah level paripurna, utama dan seterusnya. Semoga paripurna ya," kata Ribut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr Andi Suryanto Asapa menguraikan, Klinik, puskesmas maupun dokter praktek wajib untuk di akreditasi. Itu lantaran keselamatan pasien yang menjadi taruhan.

"Jadi kalau sudah ter akreditasi mutu pelayanan dan keselamatan pasien sudah dianggap memenuhi syarat. Itu sebenarnya esensinya akreditasi," ujarnya.

Dr. Dedet sapaan Andi Suryanto Asapa menambahkan, selama survey berlangsung pihaknya melakukan pendampingan, dan memberikan support terkait hal apa saja yang dibutuhkan.

Termasuk kata dia, Dinas Kesehatan bagaimana menjembatangi kerjasama dengan BPJS. Apalagi, jika kerjasama dengan BPJS terjalin dengan baik, tentu hal itu juga berdampak pada pelayanan semakin bagus pula.

"Olehnya itu kami harapkan bukan sekedar biaya karena klinik ini adalah swasta, terlebih dari pada itu keselamatan pasien menjadi acuan utama akreditasi ini, karena harapannya kami (Dinas Kesehatan) bisa paripurna hasilnya," pungkas dr.dedet. (hij)

Editor : Ardy
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI