Perempuan Ujung Tombak Pencegahan Terorisme

10/24/2019 | 20:06 WIB

Bagikan:

Perempuan Ujung Tombak Pencegahan Terorisme


INSTINGJURNALIS.com - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Istimewa Yogyakarta, dr. R.A. Arida Oetami, M.Kes., menegaskan perempuan sebagai ujung tombak pencegahan terorisme. 

Perempuan kata dia, harus berperan menjadi palang pintu menghalau intoleransi dan radikalisme sebagai bibit terorisme agar tidak masuk ke dalam rumah.

“Untuk itu, diharapkan peserta yang berkumpul disini dapat mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir, sehingga hasilnya dapat berpengaruh positif, baik untuk dirinya, keluarganya, dan lingkungannya," imbuh Oetami dalam kegiatan Pelibatan Perempuan dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme bertemakan “Perempuan Agen Perdamaian” yang dilaksanakan oleh Bidang Perempuan dan Anak Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Daerah Istimewa Yogyakarta di Kota Yogyakarta, Rabu (23/10/2019) kemarin.

Pada kesempatan yang sama, Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Dr. Hj. Andi Intang Dulung, M.H.I., menambahkan bahwa transformasi perempuan dari korban menjadi pelaku, membutuhkan perhatian semua pihak untuk mengantisipasinya.

“Kita lihat kenyataannya, beberapa aksi terorisme belakangan ini melibatkan perempuan secara aktif, mulai dari duo Siska di Depok, sekeluarga menyerang gereja di Surabaya, serta ibu yang meledakkan dirinya dan anaknya di Sibolga” tambahnya.

Karena itulah, BNPT melalui FKPT DIY mengundang kurang lebih 110 tokoh perempuan, baik yang menjabat di instansi terkait dan organisasi masyarakat di DIY. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya tangkal terhadap paham radikal di unit masyarakat terkecil, yakni keluarga.

Editor : Satria
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI