Kadis DMPTSP Sebut Prasarana Bagi Investor Cukup Tersedia di Sinjai

1/30/2020 | 13:46 WIB

Bagikan:
Kadis DMPTSP Sebut Prasarana Bagi Investor Cukup Tersedia di Sinjai
Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Sinjai, Lukman Dahlan

INSTINGJURNALIS.com - Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Sinjai, Lukman Dahlan menyebut prasarana bagi investor yang dimiliki Bumi Panrita Kitta sebutan daerah tersebut cukup tersedia.

Ketersediaan, prasarana bagi investor misalnya, dukungan energi Listrik, air bersih dan kebijakan kemudahan dalam perizinan.

"Investasi di Sinjai itu salah satu yang sangat menjanjikan karena pertama pasokan listrik kita yang surplus. Jadi berapun kebutuhan investor untuk listrik dapat dipenuhi oleh PLN. Nah kalau orang berbicara investor, maka ketersediaan dari prasarana juga harus mendukung. Kita di Sinjai Alhamdulillah sudah ada itu," kata Lukman, Kamis (29/1/2020).

Salah satu, daya tarik investor yang dimiliki Sinjai yakni disektor perikanan. Potensi ini juga ditunjang dengan hasil tangkapan iklan nelayan Sinjai dalam satu tahun mencapai puluhan ribu ton.

Lukman mengemukakan, saat ini jumlah nelayan yang ada di Kabupaten Sinjai mencapai 8.888 ribu orang.

Dia menyebutkan, ribuan nelayan tersebut menggunakan beberapa jenis kapal tangkap seperti, kapal motor 5 gross tonnage (GT) ke bawah sebanyak 604 unit, 5-10 GT 194 unit, 10-20 GT 356 unit, 20-30 GT 635 unit. Sementara untuk perahu tempel sebanyak 549 unit.

"Kalau jumlah keseluruhan jumlah alat tangkap yang digunakan nelayan kita di Sinjai itu sebanyak 2.569 unit. Jumlah terbanyak alat tangkap itu ada di Sinjai Timur kemudian di Sinjai Utara," ungkapnya, Kamis (29/1/2020).

Menariknya, kata mantan Kabag Hukum Setdakab Sinjai ini, hasil tangkapan nelayan tersebut rata-rata ikan unggulan seperti ikan tuna dan cakalang. Dengan begitu, Lukman mengimbuhkan, hal ini tentu akan menjadi angin segar bagi Sinjai Sendiri.

Sebab, melimpahnya ikan di Sinjai dengan beberapa ikan unggulan, tentu akan jadi daya tarik para investor. Apalagi memang, komoditas seperti ikan tuna ini khusus di Indonesia paling banyak di ekspor ke Jepang.

"Demikian juga kita harapkan kedepan, apa yang menjadi potensi yang ada di Sinjai bisa juga dilirik oleh Investor. Dan memang pak Bupati (Andi Seto Asapa) juga terus memberikan dorongan mengenai hal ini," jelasnya.

Sesuai harapan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) potensi hasil tangkapan nelayan, lanjut Lukman, memang harus dikelolah dengan baik dengan melibatkan investor, sehingga jumlahnya jauh lebih meningkat.

"Jadi hasil tangkapan nelayan itu mencapai 55 ribu ton dalam satu tahun dengan ikan-ikan unggulan seperti ikan tuna dan cakalang. Semoga kedepan ada investor yang bisa membantu kita dalam memasarkan potensi ikan yang kita miliki di Sinjai," tandasnya. (ads)

Editor : Ardy
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI