3 Legislator DPRD Sinjai Ini Kompak Hadiri Musrenbang di Bulupoddo, Ini Usulannya

2/03/2020 | 23:38 WIB

Bagikan:
3 Legislator DPRD Sinjai Ini Kompak Hadiri Musrenbang di Bulupoddo
Wakil Ketua DPRD Sinjai Mappahakkang saat menyampaikan sejumlah masukan pada Musrenbang di Kecamatan Bulupoddo

INSTINGJURNALIS.com - Tiga legislator DPRD Sinjai kompak menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) tingkat Kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021 yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bulupoddo, Senin (3/2/2020).

Tiga legislator tersebut yakni, Wakil Ketua DPRD Sinjai Mappahakkang, Ketua Komisi III Akmal Muin, dan Andi Olivia Batari Sugi. Ketiganya berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang juga meliputi wilayah Kecamatan Bulupoddo.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Sinjai Mappahakkang menyampaikan bahwa, suasana Musrenbang kali ini tak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kendati, antusiasme masyarakat untuk menghadiri Musrenbang semakin baik dan meningkat.

Hal itu terlihat, Aula Kecamatan Bulupoddo tidak lagi bisa menampung jumlah undangan yang hadir. Untuk itu, dia berharap kedepan ada sesuatu perubahan di tahun-tahun mendatang.

"Kita berharap semoga ini menjadi skala prioritas dalam rangka perencanaan bagi OPD terkait," ujarnya.

Beberapa masukan dan saran yang disampaikan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) dalam rangka kelanjutan pembangunan di Kecamatan Bulupoddo diantarannya, sektor infrastruktur.

Dimana kata dia, masih ada sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenanga Kabupaten membutuhkan perhatian. Sehingga ia kembali berharap, ruas-ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, sekiranya tetap menjadi perhatian kedepan.

Kemudian ketersediaan air bersih khususnya pada musim kemarau. Meski saat ini sudah ada beberapa titik pada tahun 2019 lalu telah tertutupi dengan pembangunan sumur dalam tetapi itu masih tersisa banyak titik yang meski harus menjadi perhatian kedepan.

"Di Kecamatan Bulupoddo ini ada beberapa desa yang masih kekurangan air bersih khususnya di musim kemarau seperti di Desa Lamatti Riattang, Duampanuae, Desa Tompo Bulu, dan Lamatti Riawang. Saya berharap Dinas PUPR kedepan agar lebih memperhatikan hal ini sehingga apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat terkait dengan masalah air bersih ini dapat terpenuhi," pungkasnya.

(Satria)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI