Jumlah Populasi Sapi Potong di Sinjai Capai 114.141 ekor

2/29/2020 | 17:35 WIB

Bagikan:
Jumlah Populasi Sapi Potong di Sinjai Capai 114.141 ekor
Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) saat pencanangan IB Plus yang dilakukan di Kelurahan Mannanti, Kecamatan Tellulimpoe, Sinjai, Sabtu, 29 Desember 2018 silam.

INSTINGJURNALIS.com - Sektor peternakan menjadi salah satu perhatian Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) bersama wakilnya Hj. Andi Kartini Ottong.

Teranyar, memasuki tahun kedua kepemimpinan Bupati termuda itu, jumlah populasi sapi potong saat ini di Kabupaten Sinjai sudah mencapai 114.141 ekor. 

Itu karena, komitmen Bupati ASA untuk menjadikan Sinjai sebagai Sentra pengembangan sapi potong di Sulawesi, yang benar-benar digenjot oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sinjai.

Jumlah itu tersebar di delapan kecamatan, minus Kecamatan Pulau Sembilan seperti Sinjai Utara 6.252 ekor, Sinjai Timur 16.503 ekor, Tellulimpoe 19.513 ekor, Sinjai Selatan 19.778 ekor, Sinjai Borong 6.716 ekor, Sinjai Barat 10.871 ekor, Sinjai Tengah 15.967 ekor, dan Bulupoddo 18.541 ekor.

Sedangkan untuk sapi yang dikirim ke luar daerah seperti Kalimantan, Gorontalo dan lainnya mencapai 4.000 ekor per tahunnya.

"Kalau jumlah populasi ternak sapi kita saat ini sudah 114.141 ekor, dan setiap tahunnya kita mengirim 4.000 ekor sapi ke luar daerah Sinjai. 90 persen itu ke Kaltim, selebihnya Makassar dan Gorontalo", kata Kepala DPKH Sinjai, drh Aminuddin Zainuddin, saat ditemui belum lama ini.

Upaya mendongkrak peningkatan populasi sapi tersebut, kata dia juga digandengkan dengan program unggulan Bupati ASA di sektor peternakan seperti program Inseminasi buatan (IB) Plus dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS).

[CUT]

Untuk tahun 2019 saja, kata dia jumlah ternak sapi yang diasuransikan dengan Pihak PT Jasindo sebanyak 9.071ekor, dengan rincian 3.526 ekor menggunakan APBD dan 5.326 ekor AUTS swadaya atau mandiri. Sementara untuk realisasi IB sebanyak 6.778 ekor.

"Jadi AUTS yang menggunakan APBD ini, berarti gratis semua di tanggung Pemkab, dan yang swadaya itu dibayar secara mandiri oleh peternak. Saya kira ini respon bagus dari peternak kita karena sadar akan banyak manfaat dari program IB dan AUTS kita", tambahnya.

Masih kata Aminuddin, program unggulan Bupati ASA lainnya yang saat ini sudah terealisasi dalam rangka peningkatan populasi ternak di Bumi Panrita Kitta adalah pemberian bantuan bibit sapi potong.

Bantuan itu diberikan kepada 20 kelompok tani yang tersebar di Delapan kecamatan sebagai upaya merealisasikan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sinjai. Total bibit sapi keseluruhan sebanyak 200 ekor sapi.

“Ada 20 kelompok yang jadi target Tahun 2019 lalu. Dari 20 kelompok itu masing-masing mendapatkan 10 ekor perkelompok", ujarnya.

Tinggal bagaimana pihak DPKH Sinjai mengawal program itu agar supaya bibit sapi yang diberikan ini bisa berkembang dengan bagus dan bisa dinikmati oleh kelompok tani.

"Ada petugas kita di Kecamatan yang akan mengawal bantuan yang diberikan itu supaya benar-benar dijaga dengan baik hingga bisa berkembang dan membuahkan hasil, dengan harapan itu dapat mengembangkan pendapat ekonomi masyarakat", ucapnya.

[CUT]

Ke depan masih ada program yang akan direalisasikan seperti pemberian bantuan Kambing kepada masyarakat miskin. Hanya saja, saat ini masih dalam tahap pembibitan yang dipusatkan di Kecamatan Sinjai Selatan.

"Ada 20 ekor yang saat ini kita kembangkan 15 betina dan 5 jantan. Nanti hasil anakannya yang akan kita sebar nanti. Mungkin tahun Ketiga pemerintahan Pak Bupati dan Wakil Bupati baru jalan", jelasnya. (ads)

Editor : Satria
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI