Ratusan Kilometer Jalan di Bone Rusak Parah, Pemerintah Akui Kekurangan Dana

2/24/2020 | 12:34 WIB

Bagikan:
Kondisi jalan di Desa Bulusirua, Kec. Bontocani hingga saat ini belum tersentuh pembangunan.
INSTINGJURNALIS.Com--Proses pembangunan maupun perbaikan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemerintah Kabupaten Bone. Dimana, hampir 50 persen jalan di Kabupaten Bone rusak berat.

Seperti halnya yang disampaikan Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kabupaten Bone, Jibang mengatakan, untuk kondisi ruas jalan kategori baik baru mencapai 54 % atau 1999 kilometer (Km) ruas jalan, dari total 2.481 Km lebih dengan jalan desa, sehingga dapat disimpulkan kategori ruas jalan rusak mencapai 46% dalam kondisi rusak berat yang tersebar hampir di 27 Kecamatan.

"Dari 2.481 jalan di Kabupaten Bone, 46 persen diantaranya rusak berat, itu diluar dari jalan provinsi yang kurang lebih mencapai 236 Km dan jalan nasional yang mencapai 300 Km," kata Jibang, Senin (24/02/2020).

Persoalan belum dapat maksimalnya upaya perbaikan maupun peningkatan ruas jalan dikarenakan keterbatasan anggaran. Menurut Jibang, anggaran yang diusulkan untuk perbaikan infrastruktur jalan untuk 2020 mencapai 1,97 triliun. Hanya saja, realisasi belanja modal untuk perbaikan jalan hanya mencapai 44 miliar.

"Jika dirinci biaya pengaspalan hotmix untuk satu kilometer panjang jalan, menyerap anggaran sebesar Rp2,5 miliar perkilometer itu artinya hanya mencapai 17-20 kilometer pertahunnya," tambahnya.

Alhasil untuk mengefektifkan setiap program pekerjaan fisik, pemerintah daerah mendapat anggaran pemerintah pusat seperti dana alokasi khusus (DAU) yang mencapai 24 miliar.

"Pemerintah Kabupaten Bone mendapat anggaran dari pemerintah pusat mencapai 24 miliar atau hanya menjangkau 10  kilometer jalan, sementara untuk perbaikan dan pembangunan jembatan mencapai 5 miliar," bebernya.

Jadi, untuk memenuhi semua kebutuhan pengaspalan jalan membutuhkan dana yang tidak sedikit. Kurang lebih Rp1 trilliun.

“Pengaspalan jalan dalam satu kilometer membutuhkan dana miliaran rupiah. Sementara kita tahu sendiri, panjang jalan di Kabupaten Bone ini sangat besar,” pungkas Jibang.

(Muhammad Irham)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI