Sejumlah Puskesmas Tidak Dilengkapi Pengelolaan Limbah, Ketua Komisi III Bone: Pemerintah Jangan Main-Main

2/27/2020 | 23:47 WIB

Bagikan:
ILUSTRASI
INSTINGJURNALIS.Com--Ketua Komisi III DPRD Kab. Bone, A. Suaedi angkat bicara terkait sejumlah Puskesmas di Kab. Bone yang tidak dilengkapi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) medis. 

"Semestinya pemerintah segera melakukan pembangunan IPAL, terhadap beberapa puskesmas yang belum dilengkapi IPAL. Apalagi dalam program tahun 2020 semua puskesmas harus dilengkapi IPAL atau minimal 2021 semua harus lengkap, karena ini demi kenyamanan dan kepentingan pasien," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (27/02/2020).

Politisi Demokrat itu, meminta pemerintah untuk tidak main-main persoalan limbah rumah sakit atau puskesmas. Sebab, menurutnya anggaran untuk kesehatan masyarakat mencapai ratusan miliar.

"Hal ini harus segera ditindaki, karena ini aneh rumah sakit atau pengelola medis yang digelontorkan hingga mencapai ratusan miliar tidak dilengkapi IPAL, inikan aneh, jadi pihak rumah sakit atau puskesmas ini tidak boleh main-main dengan persoalan ini," tegasnya.

Apalagi menurutnya, limbah medis tersebut mengandung racun yang membahayakan kondisi kesehatan pasien maupun masyarakat sekitar.

"Limbah mediskan mengandung racun, jadi pemerintah jangan gegabahlah, jangan main-main persoalan IPAL, apalagi masyarakat datang untuk berobat. Jadi jangan masyarakat datang untuk sembuh justru sebaliknya mereka jadi korban," tambahnya.

Terakhir, A. Suadi mengatakan pihaknya akan membentuk tim untuk melakukan investigasi terhadap dugaan sejumlah puskesmas yang tidak dilengkapi IPAL.

"Kami akan melakukan investigasi persoalan ini dan akan menggandeng dinas lingkungan hidup (DLH) sekaligus menunggu laporan dari masyarakat terkait hal ini," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah Puskesmas di Bone disinyalir lakukan pengelolaan limbah tanpa standar operasional yang tepat dalam menjaga kesehatan lingkungan sekitar. 

Pasalnya, pengelolaan limbah tidak dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Padahal IPAL ini sangat dianjurkan dimiliki oleh setiap puskesmas. Hal ini untuk mencegah terjadinya pembuangan limbah medis secara sembarangan. Sebab, akan menimbulkan berbagai penyakit mulai, infeksi kulit, antraks, meningitis, AIDS, demam berdarah, sampai hepatitis A, B, dan C.

Seperti halnya, Puskesmas Cenrana, Puskesmas Dua Boccoe, dan Puskesmas Usa yang hingga saat ini belum dilengkapi IPAL.

(Muhammad Irham)


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI