Wow, Pertumbuhan Ekonomi Sinjai Melejit

2/12/2020 | 13:32 WIB

Bagikan:
Wow, Pertumbuhan Ekonomi Sinjai  Melejit

INSTINGJURNALIS.com - Direktur Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel), Bambang Kusmiarso menyatakan berdasarkan pengamatan BI, perekonomian di Kabupaten Sinjai meningkat beberapa persen setiap tahunnya.

Bahkan menurut,  Bambang hal tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan secara  umum. Perkembangan ini Melejit di bidang pertanian yaitu pertanian cabai.

Bambang mengklaim, bahwa keberhasilan peningkatan ekonomi masyarakat Sinjai disebabkan oleh ketekunan masyarakat Sinjai itu sendiri dalam mengelola potensi daerahnya.

“Pihak BI hanya membantu dengan menjadi fasilitator terhadap visi misi program Pemkab Sinjai, namun penentu keberhasilan perkembangan ekonomi terletak pada bagaimana pemimpin daerahnya mencari solusi dalam mensejahterakan masyarakat,"

"Demikian juga didukung oleh masyarakat itu sendiri yang serius dalam mengelola pertaniannya. Dan hal itu sudah dibuktikan oleh Kabupaten Sinjai,” jelas Bambang saat Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) melakukan kunjungan di Gedung BI Cabang Sulsel, Senin (10/2/2020) lalu.

Sementara itu, Andi Seto berharap pihak BI senantiasa menjalin kerjasama dengan Pemkab Sinjai. Apalagi, dia berencana untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat Sinjai tidak hanya pada jenis cabe, melainkan juga pada komoditi Bawang Merah.

“Masyarakat Sinjai banyak memiliki hasil pertanian yang melimpah namun terkendala di bidang distribusi dan pemasaran. Masalah ini yang akan kita carikan solusi agar hasil pertanian masyarakat Sinjai tidak hanya dipasarkan di dalam daerah, melainkan juga ke luar Provinsi maupun mancanegara,” harapnya.

Sebagaimana diketahui, Bidang Pariwisata sendiri, pihak BI memberikan bantuan untuk pembangunan lokasi wisata Hutan Mangrove Tongke-tongke. Hasil dari pembangunan tersebut memberikan daya tarik masyarakat dan wisatawan dari luar Kabupaten Sinjai untuk datang berkunjung ke lokasi tersebut. (ads)

Editor : Satria
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI