Bentuk Siswa Berkarakter, SMP 13 Sinjai Gelar LDK

3/15/2020 | 12:34 WIB

Bagikan:
Siswa SMP 13 Sinjai mengkuti kegiatan LDK.
INSTINGJURNALIS.Com--Sekitar 50 pengurus Organisasi Intra Sekolah (OSIS) SMP 13 Sinjai mengikuti latihan dasar kepemimpinan (LDK).

Kegiatan yang digelar Sabtu dan Minggu 14-15 maret ini dilengkapi dengan konsep kekinian Lamatti Learing Camp untuk mewujudkan dan membangun kecakapan berpikir siswa untuk cakap dan kreatif dalam berorganisasi.

Kepala SMPN 13 Sinjai, Syamsul Rijal,  Sabtu, (14/03/2020), menjelaskan bahwa LDK tersebut sebagai wujud peningkatan karakter siswa serta kemampuan dalam kepemimpinan atau leadership di kalangan pelajar.

Disebutkan meski hanya dilakukan dua hari, tapi sistem pelaksaanaan LDK yang menyentuh subtansi kebutuhan siswa dalam berorga nisasi.

“Ini komitmen kami sebagai kepala sekolah yang  baru untuk terus membuat inovasi  positif yang menumbuhkan kemerdekaan siswa di sekolah,” ujar Syamsul Rijal.

Sekadar diketahui, LDK kali agak berbeda dengan kegiatan LDK sebelumnya. Siswa dilatih semalaman usai sholat Isya hingga dini hari cara berpikir cerdas dan bertindak sesuai keadaan sekarang.

Selain itu, digembleng cara berbuat  untuk menyelesaikan masalah dalam sistem permainan atau games. Tiga pemateri yang dihadirkan yaitu Rifyal Mukarram, S.Pd, M.Pd., dengan materinya Kepemimpinan, kelembagaan OSIS, dan tata cara persidangan.

Pemateri kedua Takdir Kahar, S.Pd., M.Pd. membahas tentang komunikasi publik dan pengembangan jurnalistik di sekolah, serta pemetari ketika  Muhammad Rasyid SPd, membahas tentang cara mendokumentasikan kegiatan OSIS dan sekolah melalui video android.

Selain kegiatan LDK bagi siswa, pihak sekolah juga melakukan pelatihan bagi  guru dalam membuat soal dan penilaian  yang dilaksanakan hari Minggu, (15/03/2020).

Pelatihan bagi guru ini adalah program sekolah untuk meningkatkan sumber daya guru lebih kompetitif dalam pembelajaran di sekolah lewat aplikasi office 365.

“Ini pertama kalinya digelar kegiatan yang melibatkan siswa dan guru dalam kegiatan bersamaan untuk peningkatan kompetensi siswa dan guru,” ujar Syamsul Rijal.

Ditambahkan, program peningkatakn  kualitas guru ini akan terus digenjot dan dilakukan secara berkesinambungan. Harapannya, ketika guru memiliki kemampuan lebih untuk mengajar maka siswa akan lebih cepat paham dari materi pembelajaran.

(Ardi)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI