RSUD Sinjai Disebut Rujukan Pasien Corona, Fakta atau Hoax

3/03/2020 | 00:10 WIB

Bagikan:
RSUD Sinjai Disebut Rujukan Pasien Corona, Fakta atau Hoax
Ilustrasi hoax

INSTINGJURNALIS.com - Sejumlah masyarakat di Kabupaten Sinjai dikagetkan dengan adanya pemberitaan yang menyebut RSUD Sinjai merupakan salah satu rujukan pasien virus corona Wuhan atau 2019-nCoV. Ternyata isu yang beredar adalah hoax.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Sinjai, Dr. Andi Julia Arisanti, M.Kes menjelaskan, berdasarkan hasil konsultasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel data yang beredar di media sosial, itu merupakan kesiapan waktu menghadapi kasus Flu Burung sekitar tahun 2006.

Apalagi kata dia, memang RSUD Sinjai pernah menerima bantuan berupa gedung perawatan dan bahan kesehatan habis pakai berupa masker, gaun, sepatu boot, helm pada saat kejadian Flu Burung sekitar tahun 2006 lalu.

"Saat ini gedung perawatan tersebut masih ada dan digunakan sebagai gedung rawat inap, Sedangkan bahan-bahan kesehatan habis pakai telah kadarluarsa, namun senantiasa disediakan karena diperlukan pada perawatan atau tindakan pasien tertentu," ketusnya.

Meski begitu, RSUD Sinjai kata Julia, tetap akan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi pasien terduga Virus Corona sesui kemampuan dan sarana prasarana yang ada.

"Rumah Sakit rujukan Corona di Sulawesi Selatan yang ditunjuk saat ini adalah RS Wahidin Sudirohusodo," ungkapnya, Senin (2/3/2020) malam.

Julia juga menghimbau masyarakat untuk tidak panik dengan isu yang tidak jelas. Dia berharap, masyarakat senantiasa menjaga kebersihan, utamanya senantiasa mencuci tangan dengan sabun, tidak menyentuh wajah dan mata dengan tangan yang kotor, menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat dan makanan bergizi.

Selain itu, pihaknya tetap melakukan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten dan Dinas Kesehatan Provinsi serta RS rujukan yang lebih tinggi.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Andi Suryanto Asapa juga membantah soal isu RSUD Sinjai dijadikan salah satu rujukan pasien corona. Data itu, ungkap Suryanto merupakan data yang lama

"Saya baru klarifikasi dengan Kadinkes Provinsi, itu data lama pada waktu kasus flu burung. Saat ini yang jadi rujukan covid 19 hanya RS Wahidin Sudiro Husodo," terangnya.

(Satria)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI