Kadis Sosial: Baru 20 Ribu Orang Miskin Akan Dapat Bantuan Pangan Non Tunai

5/12/2020 | 03:47 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com--Bupati Bone Dr HA Fahsar M Padjalangi melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kecamatan, Kabupaten Bone, Senin (11/05/2020).

Kunjungan tersebut untuk memantau program sembako penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai (BPNT) di lima kecamatan, yakni Kecamatan Ulaweng, Amali, Ajangale, Dua Boccoe, Cenrana.

Dalam kunjungan lokasi tersebut, Fahsar M Padjalangi menekankan kepada petugas untuk mencatat masyarakat yang layak menerima bantuan namun belum terdata dari bantuan pemerintah pusat.

"Ketika ada warga yang layak dapat tetapi tidak dapat bantuan dari pusat, buatkan surat keterangan nanti kami yang akan bayar berikan bantuan itu," kata Fahsar di sela-sela kunjungannya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone A Promal Pawi menyebutkan jumlah penerima Bantuan Sosial Non Tunai Sembako dari Kementerian Sosial.

"Adapun jumlah penerima dari 27 kecamatan di Bone sebanyak
20.744 ribu semua, khusus hari ini ada lima kecamatan," kata A Promal Pawi.

Dia menyebutkan bantuan tersebut sebesar Rp 200 ribu selama tiga bulan yang disalurkan.

"Kartu yang berisi saldo Rp.200 ribu per bulan tidak bisa diuangkan, hanya bisa ditukar berupa sembilan bahan pokok dengan kualitas baik seperti yang layak dikonsumsi masyarakat lainnya," kata A Promal Pawi.

Sekedar diketahui, berdasarkan hasil penelusuran program BPNT di Bone diduga sarat permainan, bahkan ditemukan adanya kualitas sembako yang dibagikan ke masyarakat miskin tidak berkualitas dan kurang volume.

"RM salah seorang warga Kecamatan Tanete Riattang Timur menuturkan paket bantuan yang diterima dari agen hanya 2 karung beras seberat 20 kilogram dengan tambahan 100 butir telur selama dua bulan.

"Iye, saya terima 2 karung beras itu 20 Kg, dan 100 butir telur atau 3 rak lebih sedikit," kata RM yang minta namanya disamarkan.

Senada disampaikan, CR warga di salah satu desa di Kecamatan Cina, juga menyatakan hal yang sama,.
“Iye 20 kg beras dan 3 Rak lebih 10 biji telur,” terangnya.

Sekedar informasi, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone pada tahun 2017 penduduk miskin mencapai 77.134 jiwa, sedangkan tahun 2018 meningkat menjadi 79.567 jiwa, sementara data diperoleh Dinas Sosial Kabupaten Bone penduduk miskin tahun 2019 sebanyak 92000 jiwa. Sementara masyarakat yang menerima bantuan dari program kementerian melalui BPNT 2019 mencapai 54 ribu jiwa.

(MG,FR)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI