Konsultan Paparkan Konsep Pembangunan Embung Dihadapan Bupati Sinjai

5/29/2020 | 22:15 WIB

Bagikan:
Upaya Pemkab Sinjai dalam Tuntaskan Masalah Banjir

INSTINGJURNALIS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai terus melakukan berbagai langkah dalam menuntaskan masalah banjir yang menjadi fenomena saat curah hujan tinggi.

Dalam mengentaskan persoalan itu Pemkab Sinjai berencana membangun embung (penampungan air). Sinyal kepastian pembangunan embung tersebut menyusul, setelah konsultan dari Gema Teknik menemui
Bupati Sinjai Andi Seto Asapa di Rumah Jabatan, Jumat (29/5/2020) sore.

Kedatangan mereka dalam rangka memaparkan terkait konsep dan rencana pembangunan embung dalam mengatasi banjir di Bumi Panrita Kitta. Mereka didampingi didampingi oleh Kepala Dinas PUPR Sinjai Andi Taufiq Asapa dan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Sinjai, Andi Syarifuddin.

Salah seorang Konsultan dari Gema Teknik, Darwis berpendapat bahwa, setelah dirinya turun langsung melihat kondisi dilapangan, pembuatan embung memang menjadi solusi untuk mengatasi banjir di Sinjai.

Sebenarnya tidak ada persoalan yang fenomenal. Tetapi tampungan ketika debit air tinggi itu tidak ada, sehingga menjadi penyebab air meluap.

"Penampungan yang tidak ada. Kemudian saluran pembuangan tidak sesuai dengan penampang saluran air," ungkapnya saat ditemui.

Darwis pun membeberkan konsep pembangunan embung yang direncanakan Pemerintah dibawah kepemimpinan Bupati ASA. Nantinya, debit air akan ditampung terlebih dahulu

"Airnya kita tampung dulu pada saat hujan, nanti kita lepas airnya melalui pintu pengontrol, airnya kita kasi keluar sesuai dengan kapasitas saluran yang ada," ketusnya.

Dengan konsep seperti itu, ia memastikan dapat menangulangi banjir yang menjadi fenomena setiap tahun ketika musim hujan datang. Menariknya, pembangunan embung ini tidak sekedar bentuk kolam besar. Tapi, akan dipadukan dengan konsep pariwisata.  sehingga pembangunan embun itu berfungsi ganda.

Sebelumnya, Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Sinjai, Andi Syarifuddin mengatakan, saat ini pemerintah dalam hal ini Bupati Sinjai Andi Seto Asapa telah mengambil langkah terkait persoalan genangan air. Bahkan, setelah dari study banding di Semarang pada tahun 2019 lalu, Bupati Sinjai langsung bergerak dan menginstruksikan untuk melakukan pembuatan penampungan air.

"Pasca kunjungan ke Semarang kita sudah bergerak, langsung melakukan pengajuan ke pusat ke Kementerian PUPR dan sementara dalam tahap perencanan," kata Andi Syarifuddin.

Untuk pembangunannya sendiri direncanakan akan dimulai tahun 2021, tempatnya di Sinjai Utara, Kelurahan Bongki dengan seluas 5 Hektar dengan daya tampung diperkirakan 20 ribu meter kubik. Anggaran pembangunan ini bersumber dari APBN.

Selain dimaksudkan sebagai pengendali banjir dalam Kota, kedepannya embung ini juga akan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obyek wisata dan lainnya.

"Dipastikan ketika ini selesai maka akan bisa mengurangi genangan jika musim penghujan tiba, dengan memecah luapan air, " pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Andi Taufiq Asapa menuturkan, kita tidak perlu saling menyalahkan terkait genangan air ditengah kota saat musim hujan. Karena menurutnya, pemerintah saat ini tengah memikirkan hal itu. (*)

Editor : Satria
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI