Pegawai Dinas PUPR Dikabarkan Penuhi Panggilan Kejaksaan Terkait Kasus Trotoar

5/05/2020 | 20:32 WIB

Bagikan:
Pegawai Dinas PUPR Dikabarkan Penuhi Panggilan Kejaksaan Terkait Kasi Trotoar

INSTINGJURNALIS.com - Salah seorang pegawai Dinas PUPR Sinjai dikabarkan telah memenuhi panggilan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai, Selasa (5/5/2020).

Hal itu, sekaitan dengan kasus dugaan korupsi pembangunan trotoar di Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai yang saat ini tengah bergulir di Kejaksaan.

Pemanggilan terhadap pegawai Dinas PUPR tersebut, guna untuk menyerahkan berkas pencairan proyek trotoar yang menelan anggaran sekitar Rp.870 juta pada APBD 2018 lalu.

Informasi yang dihimpun Kasi Pidsus Kejari Sinjai yang melakukan pemanggilan terhadap Pegawai Dinas PUPR Sinjai. Kendati, saat berusaha dikonfirmasi baik via telepon seluler maupun pesan yang dikirim melalui WhatsApp tidak direspon.

Diketahui, kasus yang bergulir di Kejaksaan sejak Tahun 2019 lalu itu terus berproses. Itu, menyusul pernyataan Kajari Sinjai Ajie Prasetya saat ditemui belum lama ini.

Bahkan, dalam kasus tersebut dikatakan Ajie, pihaknya telah mengantongi hasil dari pemeriksaan fisik Tim Ahli.

Kendati, pihaknya belum menetapkan tersangka atas kasus yang menelan anggaran sekitar Rp.870 juta pada APBD 2018 lalu, lantaran belum ada hasil kerugian negara yang keluar.

"Kalau ditanya kenapa prosesnya lambat, ya itu enggak. Hanya saja karena ada pandemi virus corona. Apalagi instruksi pimpinan itu hanya boleh melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan. Kalau saya pengennya cepat," ungkapnya.

Ditanya mengenai hasil dari Tim Ahli, mantan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jogja ini enggan mebeberkan. Sebab menurut dia, saat ini belum untuk dikomsumsi publik.

"Nanti kalau ada yang ketahui ada  pihak-pihak yang mempunyai kepentingan sehingga bisa menggunakan itu untuk melemahkan proses pembuktian kami," ujarnya.

"Saya pengennya cepat, cuman masalahnya itu loh karena masa Corona ini. Sudah ada hasilnya tetapi masih komsumsi saya belum saya komsusikan kepada publik. Mohon maaf karena corona," tambah Ajie.

(Satria)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI