Siap-siap, Pemkab Bone Pastikan Tidak Ada Perbaikan Jalan Tahun 2020

6/22/2020 | 19:04 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com--Sejumlah masyarakat Kabupaten Bone mengeluhkan kondisi jalanan rusak. Pasalnya, hampir 50 jalan di Kabupaten Bone rusak berat.

Seperti disampaikan, warga Desa Pakkassalo, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluhkan kondisi jalan yang rusak.

Misalnya saja, jalan poros Desa Kampoti-Desa Pakkassalo. Kondisi jalan berlubang serta berlumpur. Kerusakan jalan mencapai 4 kilometer.

Seorang warga Desa Pakkassalo, Anca mengatakan kondisi jalan rusak sudah berlangsung lama.

"Terakhir kali diaspal pada tahun 2012. Tak cukup setahun, jalan rusak karena banjir," ucapnya kepada tribunbone.com, Senin (22/6/2020).

Kondisi jalan rusak diperparah dengan aktivitas truk masuk-keluar ke lokasi tambang yang berada di desa tersebut.

"Setiap hari truk pengangkut pasir masuk-keluar ke lokasi tambang memperparah kerusakan jalan," ungkap Anca.

Anca menyampaikan beberapa kali warga setempat patungan memperbaiki jalan rusak dengan cara menimbun. Namun, tidak cukup 3 bulan, jalan kembali rusak.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bone memastikan tidak ada perbaikan jalanan tahun 2020. Pasalnya, anggaran perbaikan tahun ini dialihkan untuk penanganan covid-19.

"Untuk tahun ini tidak ada perbaikan jalan. Sejumlah anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19," kata Jibang, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Bone, Senin (22/06/2020).

Perbaikan jalan, kata Jibang,  harus diusulkan di musrembang dan harus melalui persetujuan DPRD Bone di sidang paripurna.

Meski begitu, pihaknya telah memiliki rencana perbaiki jalan tersebut ke depannya.

Menurutnya jalan poros Desa Kampoti-Desa Pakkassalo harus menggunakan beton. Sebab, kata dia, jalan tersebut selalu tergenang air ketika banjir terjadi.

Sekedar informasi, Berdasarkan data yang diperoleh untuk kondisi ruas jalan kategori baik baru mencapai 54 % atau 1999 kilometer (Km) ruas jalan, dari total 2.481 Km lebih dengan jalan desa, sehingga dapat disimpulkan kategori ruas jalan rusak mencapai 46% dalam kondisi rusak berat yang tersebar hampir di 27 Kecamatan.

(Muhammad Irham)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI