Permudah Pelayanan Birokrasi, Bappeda Sinjai Sebut SIPD Kemendagri Sejalan Visi Misi Pemkab

7/24/2020 | 22:24 WIB

Bagikan:
Permudah Pelayanan Birokrasi, Bappeda Sinjai Sebut SIPD Kemendagri Sejalan Visi Misi Pemkab Sinjai
Kasubid Perencanaan Makro Bappeda Sinjai, Andi Yuliana Amran

INSTINGJURNALIS.com - Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang diterapkan Kementerian Dalam Negeri untuk Pemerintah Daerah (Pemda) mempermudah pelaksanaan pengendalian dan evaluasi penyusunan dokumen rencana pembangunan daerah.

Pasalnya, sistem informasi yang diterapkan melalui Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 terintegrasi dengan Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Daerah, sehingga mempermudah kontrol kinerja pemerintahan sehingga lebih transparan.

SIPD dibangun untuk menghasilkan layanan informasi pemerintahan daerah yang saling terhubung dan terintegrasi dengan berbasis online dan juga dapat diakses melalui situs jaringan resmi Kemendagri.

SPID yang terdiri dari e-Database, e-Planning, e-Monev, dan e-Reporting ini, mulai diterapkan oleh Pemerintah Daerah. Tak terkecuali Pemda Kabupaten Sinjai.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sinjai, Abrar Awali mengemukakan bahwa saat ini Pemda Sinjai tengah menggunakan aplikasi tersebut dalam menyusun perencanaan maupun penganggaran.

"Sudah berjalan, beberapa OPD sudah kita dampingi dalam melakukan pengisian dokumen," kata Abrar, Jumat (24/7/2020).

Sementara itu, Kasubid Perencanaan Makro Bappeda Sinjai, Andi Yuliana Amran mengatakan, standar penggunaan aplikasi SPID Kemendagri ini memiliki alur tahapan penyusunan dokumen rencana pembangunan daerah yang terhubung mulai dari tahap persiapan sampai dengan penetapan.

Kemudian, memiliki sistem sinkronisasi yang terhubung antara perencanaan pusat dan daerah serta memiliki sistem sinkronisasi yang terhubung antar dokumen perencanaan jangka menengah.

"Semua arah pembangunan ada dalam aplikasi tersebut, mulai dari perencanaan tingkat Pusat, Provinsi sampai turunannya di Kabupaten/Daerah ada semua. Jadi ada sinkronisasi," ungkapnya.

Bahkan, Yuliana menyebut penggunaan aplikasi tersebut sejalan dengan visi misi Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) bersama Wakil Bupati Hj. Andi Kartini Ottong.

"Jadi ini juga ada kaitannya dengan Visi Misi Bupati, kan mendukung dan mempermudah pelayanan birokrasi lebih mudah," jelasnya.

Apalagi, tambah Yuliana aplikasi ini nantinya juga bisa diakses oleh masyarakat, kendati saat ini semua dalam tahap pengisian data-data.

"Kalau saya lihat ada user name untuk masyarakat, misalnya apa-apa saja yang dapat dilihat dari situ. Tapi belum sampai kesitu karena masih tahap pengisian data base," katanya.

Melalui sistem baru ini diharapkan masing-masing SKPD mampu menyajikan data yang aktual, valid dan akuntabel guna kepentingan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah.

Sebab, sistem baru ini memuat tentang perencanaan pembangunan daerah, sistem keuangan daerah, sistem pemerintah daerah dan sistem pembinaan pengawasan daerah

Editor : Satria
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI