Putuskan Tak Ajukan Banding atas Vonis Ical, Konsistensi JPU Diuji

7/21/2020 | 20:23 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com--Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bone, akhirnya memastikan tak mengajukan banding atas vonis hakim terhadap terdakwa pengedar narkotika Rizal alias Ical.

Diketahui, Ical warga Laccokkong divonis lima tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bone, Selasa (14/07/2020) lalu, dimana sebelumnya jaksa menuntut 8 tahun 6 bulan.

"Kami tidak mengajukan banding atas vonis hakim, kami mempunyai beberapa pertimbangan seperti, terdakwa Ical sudah tidak memungkinkan melakukan kejahatan yang sama karena cacat, kemudian dia sebagai tulang punggung keluarga," kata Erwin J, JPU Kejari Bone, Selasa (21/07/2020).

Keputusan JPU tak mengajukan banding atas vonis hakim itu, bertentangan dengan pernyataan sebelumnya atau dalam hal ini konsistensi JPU diuji.

Di media yang sama, Erwin J, secara tegas memastikan akan melayangkan banding jika vonis hakim tidak melebihi separuh dari tuntutan.

Ia mengatakan akan tetap mengedepankan standar operasional (SOP) JPU, apabila vonis hakim tidak melebihi 2/3 dari tuntutan atau vonis minimal diatas 5 tahun penjara.

"Apabila vonis jauh dari pada tuntutan, tentunya kami akan mengedepankan SOP selaku Jaksa," ujar Erwin, Selasa (07/07/2020) lalu.

Sebelumnya, Erwin J, juga mengatakan vonis hakim terhadap terdakwa kepemilikan sabu seberat 45 itu dinilai masih kurang, ia mengatakan harusnya vonis di atas lima tahun penjara.

"Kalau menurut saya yah minimal 6 tahun. Kami kan diberi waktu 7 hari untuk pikir-pikir,” kata Erwin J, beberapa waktu lalu.

Sekedar diketahui bahwa sejumlah bandar atau terdakwa pengedar narkoba di Kabupaten Bone kerap mendapatkan hukuman ringan, sehingga memungkinkan Kabupaten Bone menjadi pasar narkoba yang paling dilirik oleh bandar kelas kakap di Indonesia.

(Muhammad Irham)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI