Buntut Pemukulan Tiga Peserta Aksi, Cipayung Bone Layangkan Laporan ke Polres Bone

11/05/2020 | 17:21 WIB

Bagikan:


INSTINGJURNALIS.Com--Kelompok Cipayung Kabupaten Bone melayangkan laporan atas tindakan represif yang dilakukan oleh petugas pengamanan ke Mapolres Bone, Kamis (05/11/2020).


Kelompok Cipayung Bone yang merupakan gabungan tiga organisasi kemahasiswaan HMI, PMII dan IMM keberatan atas pemukulan tiga mahasiswa pada aksi evaluasi kinerja pemerintah 02 November kemarin.


"Kami bersama kelompok Cipayung yakni HMI, PMII dan IMM meminta kasus ini ditindak lanjuti atas laporan yang kami layangkan dan meminta keadilan atas tindakan represif petugas," kata Fahrian, Sekertaris Umum HMII Cabang Bone.


Lanjut Jendral Lapangan pada aksi tersebut menuntut Kapolres Bone untuk segera melakukan pengusutan terhadap pelaku pemukulan tiga peserta aksi.


Menurutnya, hal itu akan mengancam dan bertolak belakang kebebasan berdemokrasi serta bertentangan HAM.


"Kapolres Bone selaku pimpinan tertinggi di Polres Bone bertanggung jawab penuh atas tindakan represif yang dilakukan oleh bawahannya, karena tindakan represif tidak dibenarkan pada saat penyampaian aspirasi dan itu merupakan pelanggaran HAM," lanjut fahrian.


Untuk itu, kelompok Cipayung Bone memberikan ultimatum kepada penegak hukum untuk segara menangkap pelaku.


"Kami menghimbau Polres Bone untuk mengungkap pelaku dan memberikan waktu 3 x 24 jam, dan jika itu tidak mampu maka kami akan tindak lanjuti dan melaporkan ini ke Polda Sulsel," tutupnya.


Diketahui, tiga Mahasiswa yang tergabung dari kelompok Cipayung Kabupaten Bone, terpaksa dilarikan ke rumah sakit usai terlibat bentrok dengan aparat pengamanan.


Insiden itu berawal saat gabungan tiga organisasi kemahasiswaan (HMI, PMII, IMM) menggelar aksi guna mengevaluasi dua tahun kepemimpinan Bupati Bone, Andi Fashar Mahdin Padjalangi.


Saat itu mahasiswa yang mencoba masuk ke halaman Kantor Bupati dihalangi oleh pihak pengamanan sehingga bentrok tak terhindarkan.


(And)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI