Tanggapi Polemik Jelang Musda di Sinjai, Politisi Senior Golkar Angkat Bicara

6/26/2021 | 11:50 WIB

Bagikan:

Satria

INSTINGNJURNALIS.Com--Politisi senior Partai Golkar Syamsuddin angkat bicara terkait polemik yang terjadi jelang musyawarah daerah (Musda) di Kabupaten Sinjai. 


Secara tegas Syamsuddin mengatakan siapapun yang ingin maju menjadi Ketua DPD II Golkar Sinjai wajib hukumnya memperoleh dukungan 50 persen dari tingkat DPC. 


Jika kandidat calon ketua tidak mendapatkan jumlah dukungan itu, maka wajib sesuai dengan AD/RT organisasi partai menunda pergelaran pemilihan ketua DPD sambil mencari figur yang bisa memenuhi syarat tersebut. 


"Jika masih menggunakan aturan lama internal Golkar sesuai dengan AD/RT, dimana mewajibkan calon kandidat Ketua DPD II harus memiliki suara pengurus kecamatan 50 persen plus satu, dan jika dalam proses pendaftaran calon ketua tidak memiliki suara sebanyak itu dari pimpinan tingkat kecamatan, maka harus dibatalkan sambil mencari figur yang bisa mendapatkan suara dukungan 50 persen plus satu itu," ungkap Syamsuddin. 


Kemudian Syamsuddin menyikapi polemik yang terjadi di Partai Golkar Sinjai, menurutnya, dengan mekanisme yang ada dimana seharusnya pengurus Golkar Sinjai harus membatalkan pendaftaran awal dan diwajibkan dibukanya kembali pendaftaran baru agar memberikan ruang kader yang ingin maju sebagai kandidat ketua DPD II Golkar Sinjai.


"Wajib dan sifatnya harus, dimana ketika regulasi dan ketentuan AD/RT dilanggar, panitia pemilihan ketua DPD II golkar sinjai membatalkan dan sambil menunggu calon lain untuk memenuhi aturan yang berlaku di internal Golkar itu sendiri," ungkapnya.


Sebelumnya Sejumlah pengurus dan kader, memboikot kantor Golkar Sinjai. Mereka menilai Musyawarah Daerah Golkar Sinjai yang akan digelar pada hari Minggu, 27 Juni mendatang yang dinilai ilegal.


Sekretaris Pimpinan Tingkat Kecamatan Bulupoddo, Erni Martina Dottoro dalam orasinya menegaskan, Musda yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat penuh kejanggalan dan rekayasa yang dilakoni oleh Ketua DPD Golkar Sulsel, Taufan Pawe.


Golkar Sulsel ingin mendorong Andi Kartini Ottong sebagai Ketua Golkar Sinjai. Namun, pada proses penjaringan calon ketua yang dilakukan oleh Plt Ketua Golkar Sinjai, Andi Iskandar Zulkarnaen, Andi Kartini belum mendapat dukungan 30 persen untuk maju sebagai calon.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI