Bone Surplus Narkoba, Warga Sebut Sabu Diperoleh dari Bandar di Kota Watampone

8/26/2021 | 12:37 WIB

Bagikan:
Satria



INSTINGJURNALIS.Com--Peredaran narkoba di Kabupaten Bone, nampaknya sudah brutal dan kian meresahkan. Terbaru, di Kecamatan Palakka salah seorang mengaku mendapatkan sabu dari salah satu bandar yang ada di Kota Watampone.

Ia mengaku dapat dengan mudah memperoleh barang tersebut dengan dari salah seorang bandar yang beroperasi di Kota Watampone dengan harga bervariasi. 

"Saya beli barangnya di kota dengan harga 150 ribu per sachet kecil, tapi sebenarnya harganya bergantung pengguna," kata salah satu warga berinisial AN. 

Sebelumnya, seperangkat alat hisap sabu dan korek  ditemukan tampak berserakan di salah satu wilayah di Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa (17/08/2021) lalu. 

Salah seorang warga setempat mengaku aktivitas penyalahgunaan narkoba sangat mudah dijumpai bahkan dilakukan secara terang-terangan. "Dia biasa gunakan disini tapi dia beli di luar (salah satu lingkungan di Kota Watampone)," kata warga setempat yang namanya dirahasiakan, 

Wilayah lainnya di area Kota watampone, khususnya di Kelurahan Bukaka Kecamatan Tanete Riattang, masyarakat di wilayah tersebut merasa resah maraknya peredaran narkoba. 

"Pengguna sabu dan bandar itu banyak di Kabupaten Bone, khusunya di Kelurahan Bukaka, jelas ini sangat mengganggu karena kami khawatir jika anak kami akan ikut-ikutan dan bahkan pernah ada yang mengajak anak kami jadi kurir sabu," ungkap warga Bukaka yang enggan dimediakan namanya.
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI