UPT SMAN 1 Teken MoU dengan Dispusip Sinjai Soal Pengelolaan Perpustakaan Sistem Otomasi

8/09/2021 | 18:30 WIB

Bagikan:

 

UPT SMAN 1 Teken MoU dengan Dispusip Sinjai Soal Pengelolaan Perpustakaan Sistem Otomasi


INSTINGJURNALIS.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sinjai kembali melakukan penandatangan kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) terkait dengan tata kelola perpustakaan dengan sistem otomasi. 


Kali ini, MoU tersebut dilakukan bersama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMAN 1 Sinjai


Penandatangan ini dilakukan oleh Kepala Dispusip Sinjai Mansyur dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 1 Sinjai Syamsul Alam Hidayat yang berlangsung di Halaman SMAN 1 Sinjai dan disaksikan oleh para pejabat Dispusip Sinjai, Senin, (9/08/2021).


Plt Kepala SMAN 1 Sinjai, Syamsul Alam Hidayat mengatakan, maksud nota kesepahaman ini adalah menjalin kemitraan bersama dalam usaha meningkatkan pemahaman tentang manajemen dan tata kelola perpustakaan yang baik dengan menggunakan sistem otomasi (terkomputerisasi). 


"Semoga adanya MoU ini bisa senantiasa memberikan bimbinngan kepada kami dalam rangka meningkatkan kualitas perpustakaan di SMA 1 Sinjai, apalagi kami akui perpustakaan disekolah kami memang perlu mendapatkan perhatian dari Pemda sebab ruangan yang ada tidak ideal dibanding jumlah buku yang ada," ujarnya. 


Sementara itu Kepala Dispusip Sinjai Mansyur mengemukakan bahwa dengan adanya MoU ini pengelolaan perpustakaan sekolah di SMAN 1 Sinjai bisa sesuai standar nasional. 


"Berdasarkan evaluasi dari beberapa psrpustakaan sekolah yang ada di Sinjai masih jauh dari standar yang ada, untuk itu melalui kerjasama Dispusip dengan beberapa sekolah tata kelola manajemen perpustakaan sekolah di Sinjai jauh lebih baik dan sesuai standar nasional," ucapnya. 


Mantan Sekretaris Diskominfo dan Persandian Sinjai ini juga mengaku prihatin dengan kondisi perpustakaan yang di SMAN 1 Sinjai yang dinilai perlu perhatian dari seluruh pihak. 


"Setelah melihat ruangan perpustakaan disini, saya prihatin karen ruangannya sempit dan tidak seanding ddngan jumlah buju yang begitu banyak sehingga perlu dilakukan pembenahan," tuturnya. 


Ia juga mengusulkan kepada pihak sekolah untuk berkoordinasi dengan Dispusip dan Badan Aset Daerah untuk melakukan pemusnahan buku dan arsip yang sudah tua atau dinamis. (*)


Editor: Satria



Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI