Angkat Bicara Soal Program Beasiswa di Sinjai, Bulukumba Sebut Terkendala Refocusing Sehingga Tak Dianggarkan

9/29/2021 | 16:06 WIB

Bagikan:

 



INSTINGJURNALIS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba angkat bicara terkait keinginan mahasiswa agar program beasiswa berprestasi yang diterapkan Pemkab Sinjai, juga diterapkan di Kabupaten Bulukumba.


Pemkab Bulukumba mengaku program beasiswa tersebut sempat berjalan di Tahun 2019 lalu, namun untuk tahun 2020 dan 2021 itu tidak berjalan dikarenakan refocusing anggaran 


Kasubag Program Dinas Pendidikan Bulukumba Bustang B mengaku program beasiswa untuk mahasiwa berprestasi di Bulukumba pernah berjalan pada Tahun 2019, hanya saja pada Tahun 2020 dihapuskan karena recofusing. 


"Program beasiswa untuk S1 di Bulukumba itu dimulai Tahun 2019, Tahun 2020 itu anggarannya di refocusing dan Tahun ini 2021 di perubahan Insya Allah dengan kuota 130 orang," terangnya 


Senada disampaikan Anggota DPRD Bulukumba Komisi D Andi Soraya. Dia bahkan mengapresiasi program tersebut, seperti yang dicanangkan Pemkab Sinjai untuk membantu mahasiswa dan melahirkan bibit unggul guna peningkatan SDM di Daerah 


Ia menyebutkan program Beasiswa bagi mahasiwa berprestasi di bulukumba tidak 

berjalan diakibatkan anggaran APBD di refocusing


"Saya sampaikan ini sebagai tanggapan, artinya kami mendukung program ini, dan diefektifkan program ini sebaik-baiknya, agar adik-adik mahasiswa yang berprestasi bisa menikmatinya," katanya.


"Masih banyak yang sudah ikut seleksi dan dinyatakan berprestasi namun karena quota dan kemampuan anggaran yang terbatas sehingga tidak terjangkau. Kami harap kedepan dimaksimalkan support anggaran untuk program ini," tambah Soraya.


Dia mengaku, program beasiswa untuk Tahun 2021 tersebut kini telah masuk dipembahasan anggaran perubahan


"Selain di dinas pendidikan, sekedar informasi, dianggaran perubahan ini, dinas sosial juga mencangkan program beasiswa bagi masyarakat yang kurang mampu. Namun kuotanya lebih sedikit, bahkan sangat sedikit dibanding Diknas karena peruntukannya untuk fakir miskin," tandasnya.


(*)


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI