Kebijakan Beasiswa Andi Seto Asapa Sukses, Tiga Tahun Terakhir Berhasil Tekan Angka Putus Sekolah

10/15/2021 | 15:14 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Kepemimpinan Andi Seto Asapa dalam memajukan Kabupaten Sinjai patut diacungi jempol. Selain kebijakan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan SDM juga tidak bisa dipandang sebelah mata.


Inovasi dan kebijakan yang ditelurkan sejak awal kepemimpinannya hingga saat ini sudah direalisasikan demi mewujudkan pelayanan pendidikan yang paripurna bagi seluruh masyarakat Sinjai. Selain menggratiskan seluruh biaya sekolah, pihaknya juga memberikan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa baru di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).


"Mengingat masih banyaknya warga miskin yang kesulitan untuk membeli perlengkapan sekolah untuk anaknya maka kami gratiskan mulai dari seragam sekolah, tas, topi, dasi hingga buku tulis. Ini kami lakukan agar tidak ada persaingan atau kesenjangan diantara siswa,” kata Andi Seto, dalam Podcast Series #8 menyambut HUT ke 325 Sulsel, Kamis malam (14/10/2021) yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Tribun Timur. 


Hasilnya, keberhasilan kebijakan beasiswa tak main-main, melalui program ini terbukti dalan tiga tahun terakhir ini dapat meningkatkan jumlah siswa yang melanjutkan sekolah.


Untuk perbaikan infrastruktur sekolah, tahun ini puluhan sekolah mulai dari jenjang TK hingga SMP dilakukan perbaikan sarana dan prasarana seperti ruang belajar, toilet, perpustakaan maupun fasilitas lainnya dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) berkisar Rp. 40 milyar lebih.


“Alhamdulillah kita patut syukuri karena Sinjai termasuk daerah yang mendapatkan DAK pendidikan tertinggi di Sulsel. Ini berkat data yang yang dikirim melalui aplikasi dapodik dinilai valid,” jelasnya.


Tidak hanya itu, untuk beralih ke digitalisasi pendidikan, sejak tahun 2019 lalu Pemkab Sinjai menjalin kerjasama dengan Microsoft Indonesia untuk menerapkan sistem pembelajaran secara digital.


Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya membentuk tim MACCA yang melakukan training kepada seluruh kepala sekolah, guru maupun siswa dalam hal penguasaan teknologi informasi.


“Sudah ribuan guru termasuk kepala sekolah yang telah diberikan pelatihan IT minimal mampu memanfaatkan internet dan memiliki email. Hasil dari pelatihan ini sudah sekitar 38 ribu akun microsoft 365 yang menyimpan data hingga 5 tera sudah kita bagikan kepada kepala sekolah, pengawas, guru dan siswa, ” kata ASA.


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI