Sejumlah Pejabat dan Kontraktor di Bone Sama-sama ke Ternate, Pegiat Media Sosial: Ada Kejanggalan

10/18/2021 | 23:26 WIB

Bagikan:
Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Sejumlah pejabat Kabupaten Bone berkunjung ke Maluku Utara dalam rangka seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXVI di Sofifi Kota Ternate. Kunjungan para pejabat tersebut diminta secara khusus untuk mendampingi Bupati Bone dalam rangka persiapan Kabupaten Bone untuk MTQ mendatang, "Mereka diminta secara khusus untuk mendampingi pak Bupati sekaligus persiapan MTQ tingkat Provinsi di Kabupaten Bone, dan memang setiap kunjungannya Bupati selalu mengikutkan pejabatnya bahkan termasuk di kecamatan," kata Barham Kabag Protokol Pemda Bone, Senin (18/10/2021). 

Barham mengaku pendampingan tersebut, Bupati sengaja menggandeng pejabat-pejabat tertentu untuk menyaksikan langsung event pembukaan STQ tersebut," Karena nantinya juga beliau-beliau ini akan memiliki peran signifikan dalam momen MTQ yang menjadikan daerah kita sebagai tuan rumah, termasuk peran pariwisata, kebutuhan infrastruktur dan penataan ruang kota, semuanya dibutuhkan dalam sebagai persiapan MTQ kedepannya," lanjut Barham. 

Kata Barham, memang dalam surat tersebut yang disebutkan hanya Kabag Kesra dan Bupati Bone. "Itu tidak jadi masalah, itu sama saja karena seperti ajudan dia tidak mendapat undangan namun tidak berangkat," kilah Barham. 

Lebih jauh Barham menjelaskan, biaya perjalanan sejumlah pejabat tersebut ditanggung oleh keuangan daerah. Namun kata dia, penggunaan anggaran tentu saja normatif sesuai nomenklatur. "Pejabat yang memiliki pos anggaran perjalanan luar provinsi akan menggunakannya, dan pejabat yang tidak memiliki pos anggaran itu akan menggunakan dana pribadi," tambahnya. 

Disinggung dua warga sipil yang disebut-sebut sebagai kontraktor ikut dalam rombongan tersebut, Barham enggang berkomentar lebih jauh mengenai hal itu, Ia hanya mengatakan kegiatan STQ tersebut terbuka untuk umum. "Kegiatan ini tidak membatasi siapapun, siapa saja mau ikut silahkan semua berhak," tambahnya lagi. 

Menanggapi hal itu, aktivis hukum sekaligus pegiat media sosial, Andi Asrul Amri mengkritisi adanya kejanggalan dalam hal keikutsertaan sejumlah pejabat yang dinilai tidak sesuai dengan tupoksi dan terkesan hanya pemborosan anggaran belaka ditengah lemahnya Ekonomi di masa Pandemi COVID-19 saat ini. Dirinya pun menyayangkan jika keberangkatan sejumlah pejabat ini dinilai tidak etis.

"Sebelumnya saya telah mendapat aduan dari masyarakat di YLBH, untuk melaporkan perilaku mereka yang terkesan melakukan pemborosan anggaran. Dengan terlihat aktif  memajang foto-foto liburan di sosial media, ini sudah ternilai melukai hati masyarakat Bone itu sendiri ditengah ekonomi yang tidak stabil saat Pandemi COVID-19 ini masih berlangsung," terang Andi Asrul selaku Ketua YLBH Kenustra sekaligus Pegiat Medsos kepada wartawan, Senin (18/10/2021).

Andi Asrul pun menilai adanya kejanggalan terkait anggaran perjalanan Dinas yang digunakan yang terkesan dipaksakan oleh para Kadis dan dianggap tidak sesuai dengan latar belakang Tupoksi dari Dinas terkait. Dia pun menunjukkkan surat undangan dari pihak Provinsi Sulsel yang keterangannya untuk menghadirkan perwakilan tiap Kabupaten/ kota berlaku hanya untuk dua orang saja.

"Saya juga telah membaca surat undangan yang ditujukan hanya kepada bapak bupati dan Kabag Kesra Bone untuk menghadiri ST, namun yang hadir banyak, bahkan kadis instansinya tidak ada kepentingan menghadiri acara tersebut juga ikut, ada apa. Ini perlu diaudit, jangan sampai ada maladministrasi. Mereka terkesan membuang-buang uang negara untuk kepentingan yang tidak jelas apalagi saat ini masyarakat bayar pajak aja susah," tambah Asrul.

Terakhir, Asrul mengatakan dengan dalih mendampingi Bupati karena Bone akan menjadi tuan rumah MTQ, apa hubungan dinas Perindustrian, Pertarkim, PUPR, Pariwisata, Pemerintah Desa dan para kontraktor dengan Tilawatil Quran. "Dan juga sudah diatur di instansinya masing-masing pos anggaran untuk acara seperti itu, kan tidak lucu. Saya juga sangat menyanyangkan sikap Pak Bupati," tutup Asrul.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata, Andi Promal Pawi yang ikut dalam rombongan itu mengaku menemani Bupati Bone sekaligus berkunjung di objek wisata ternate, bersama beberapa pejabat. 

"Selain menemani bupati, kami menyempatkan waktu jalan-jalan melihat objek wisata Maluku Utara bersama Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR), kadis Perumahan, Kawasan, Pemukiman dan Pertanahan(Disperkimtan), dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa(PMD)," kata Andi Promal Pawi, Minggu (17/10/2021). 

Selain itu, kami menyempatkan ketempat So Kopi Ternate. "Setelah kami dari di objek wisata ternate Maluku Utara, kami juga ke tempat So Kopi Ternate," ungkapnya.
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI