Kabar Baik, Bupati ASA Siap Perjuangkan Nasib Tenaga Sukarela Kesehatan Jadi PPPK

11/13/2022 | 18:40 WIB

Bagikan:

Bupati Sinjai bersama Himteskes di Acara Kamping HKN di Tahura Abd Latief, Sinjai Borong, Sabtu (12/11/2022)

INSTINGJURNALIS.COM
-- Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) turut hadir di acara Kamping dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Taman Hutan Raya (Tahura) Abd. Latief, Sabtu (12/11/2022) kemarin. Di momentum itu ia kembali pertegas untuk memperjuangkan nasib tenaga sukarela kesehatan untuk menjadi PPPK. 


Bupati lulusan Fakultas Hukum Trisakti itu berjanji bakal memperjuangkan honorer tenaga sukarela kesehatan menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di tahun 2023 mendatang. Dia pun membeberkan hasil  pertemuannya dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia, Azwar Anas beberapa waktu lalu..


"Kami diberikan sinyal (perekrutan PPPK) saat pertemuan dengan Pak Menteri Azwar Anas, makanya kami optimis di tahun 2023 nanti," bebera ASA di hadapan ratusan peserta.


Oleh karena itu dia berharap para nakes segera mempersiapkan diri. Sebab, ia menargetkan kuota PPPK khusus tenaga kesehatan sekitar 800 formasi. Sama dengan kuota PPPK tenaga pendidik atau guru di formasi tahun 2021.


"Hasil pertemuan kami di Jakarta beberapa waktu lalu berbuah manis, Insya Allah tahun depan kita upayakan formasi kesehatan dibuka di Sinjai. Kalau kemarin tenaga pendidik 800 orang, berarti tahun depan tenaga kesehatan sekitar itu juga kuotanya," ujarnya.


Alumni Monash Australia University, ini menambahkan syarat agar bisa mengikuti seleksi PPPK adalah terdaftar pada pendataan tenaga Non ASN. Minimal 3 tahun mengabdi.


Beruntung tenaga sukarela kesehatan di Sinjai dapat mengikuti pendataan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tahun ini. Mereka terselamatkan dengan adanya insentif kesehatan yang dikucurkan Bupati ASA melalui APBD setiap tahunnya.


"Kalau kita hitung teman-teman sudah 4 tahun terima insentif, sedangkan syaratnya minimal mengabdi 3 tahun untuk PPPK. Insya Allah kita akan bantu teman-teman di PPPK formasi tahun 2023 semaksimal mungkin," jelasnya.


Sekadar diketahui, program home care dan home visit yang digagas Bupati ASA menyelamatkan ribuan tenaga sukarela kesehatan untuk ikut dalam pendataan Non ASN oleh BKN. Mereka terselamatkan atas program home care dan home visit yang dilaksanakan sejak tahun 2019 lalu. (satria)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI