TSMpGUd8BUMoGUMoTSO6TSM7Ti==

Angin Kencang Robohkan Rumah Warga di Nepo

Angin Kencang Robohkan Rumah Warga di Nepo
INSTINGJURNALIS.com, WAJO - Rumah panggung milik Syahrir (71) warga Dusun Impa-impa, Desa Nepo, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan harus rata dengan tanah. Pasalnya, rumah yang berukuran 3x4 meter itu diterjang angin kencang, Selasa 5 Desember 2017 petang.

Pria yang hidup sebatang kara itu hanya bisa pasrah melihat kondisi rumahnya. Betapa tidak, dirinya yang hidup masih serba kekurangan itu tidak dapat berbuat banyak akan musibah yang musti tertuju pada dirinya, sementara rumah tersebut merupakan bantuan beda rumah pada tahun 2008 silam.

Kepada Instingjurnalis.com, Syahrir menceritakan sore itu angin yang bertiup sangat kencang itu datang sekira pukul 17.00 wita. Karena khawatir dirinya memutuskan untuk keluar dari rumah, sebelum rubuh ia mengaku masih sempat memberikan penyangga rumahnya itu.

"Angin kencang sekitar jam 5 sore, waktu itu saya memutuskan keluar dari rumah. Sempat saya kasih penyangga, tetapi angin memang sangat kencang dan akhirnya rubuh."ujar Syahrir yang sehari-harinya merupakan bekerja selaku kuli bangunan itu, Rabu (6/12/2017).

Terpisah, Kepala Desa Nepo Ambo Enre Ontong mengatakan korban merupakan pria yang hidup sebatang kara. Kata dia, rumah yang rubuh itu merupakan bantuan bedah rumah dari APBD Provinsi Sulawesi-selatan tahun 2008 silam.

"Korban ini hidup sebatang kara, rumah rubuh ini karena memang angin yang begitu kencang melanda Nepo sore lalu, bukan hanya desa Nepo tapi hampir diseluruh Kabupaten Wajo. Tadi malam BPBD sudah memantau termasuk kepolisian, kedepannya kita akan usulkan perbaikan rumah yang bersangkutan, "ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo H Alamsyah mengatakan, kecepatan angin memang mencapai 20 Km/perjam yang berpotensi menyebapkan angin kencang.

"Kondisi cuaca saat ini memang kecepatan angin mencapai 20 km/jam, artinya dapat menyebabkan angin kencang," ujar, H Alamsyah.

Sekedar diketahui, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo H Sudirman Meru menyempatkan diri mengunjungi korban angin kencang tersebut. Dalam kesempatan itu ia juga memberikan santunan untuk korban.

"Terima kasih anggota dpr yan turun langsung kemasyarakat. Hidup nya sebatang kara memang, bantuan apand provinsi 2018, tetap kitaa kan mengusulkan keatas, angin kencang menerpa bukan hanya desa Nepo tetapi Kabupaten Wajo, bencana juga hadir dan kepolisian tadi malam," ucap Kades Nepo.

(bima/instingjurnalis)

Type above and press Enter to search.