Sampaikan Situasi Terkini Penanganan Covid 19, Bupati Sinjai Teleconrence Dengan Wagub

4/03/2020 | 13:35 WIB

Bagikan:
Sampaikan Situasi Terkini Penanganan Covid 19, Bupati Sinjai Teleconrence Dengan Wagub

INSTINGJURNALIS.com - Guna menyampaikan penanganan pencegahan penyebaran virus corona atau covid 19, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA)  melaksanakan video teleconference dengan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Jumat (3/4/2020).

Vidcon tersebut Bupati Sinjai didampingi oleh para Asisten dan para Kepala Perangkat Daerah di Lingkup Pemkab Sinjai.

Bupati Sinjai Andi Seto Asapa menyampaikan bahwa kondisi Sinjai hingga saat ini masih tetap aman dan terkendali dengan baik.

“Alhamdulillah keadaan tetap aman, untuk pasien positif corona belum ada dan semoga ini tetap bertahan,  PDP ada 5 orang dan ODP ada 132 orang, " katanya.

Terkait protokol penanganan pencegahan penularan covid-19, Bupati ASA menyampaikan bahwa di Sinjai telah menerapkan 5 protokol diantaranya, pengawasan di 9 pintu perbatasan, komunikasi physical distancing dan social distancing,  protokol transportasi dan area publik,  peliburan anak sekolah dan protokol penanganan kesehatan.

Khusus dampak perekonomian dengan mewabahnya virus ini,  Bupati Sinjai melaporkan bahwa harga pangan di pasaran masih stabil karena saat ini memasuki musim panen dan bahkan ada yang harganya turun.

Sementara untuk barang produksi pabrikan seperti tepung dan gula pasir harganya naik dan stok terbatas sehingga masyarakat kesulitan untuk memperoleh barang tersebut.

Terkait kebijakan Pemerintah Pusat mengenai penundaan kredit bagi para pelaku UKM, kata Bupati hal ini telah ditindaklajuti melalui rapat bersama dengan pihak prlerbankan namun hingga saat ini belum memiliki petujuk teknis terkait hal ini.

"Olehnya itu kami mohon petunjuk kepada Pemerintah provinsi agar menindaklajuti hal ini kepada Pemerintah Pusat sehingga ada kejelasan dalam penerapan kebijakan Bapak Presiden RI, " kata Bupati.

Hal lain disampaikan terkait bantuan sosial berupa program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta kartu Pra Kerja, Bupati mengharapkan agar secepatnya bisa direalisasikan.

Sementara itu terkait Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai (RSUD)  sebagai salah satu rumah sakit pasien rujukan penyakit corona,  Bupati menyarankan kepada Pemerintah Provinsi agar sistem rujukan harus diperbaiki, hal didasarkan karena adanya pasien berstatus PDP di RSUD Sinjai yang berasal dari Kabupaten Luwu Timur.

"Di RSUD Sinjai telah merawat satu pasien PDP dari Kabupaten Luwu Timur, padahal jika dilihat dari wilayah cakupan seharusnya pasien ini di rujuk ke Rumah Sakit rujukan yang ada di Kabupaten Tator sehingga kesulitan kami pasien ini dinyatakan sebuh namun tidak ada yang menjemputnya, " ucap Bupati.

Tak hanya Bupati Sinjai, dalam vidcon Wakil Gubernur Sulsel bersama dengan seluruh Walikota dan Bupati se Sulsel, memaparkan  kondisi darrah masing-masing khususnya physical distancing dan dampak perekinomian yang dihadapi terhadap virus Covid-19.(ads)

Editor : Satria
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI