Begini Kata Manajemen RSUD Sinjai Soal Bocornya Plafon IGD

5/14/2020 | 22:02 WIB

Bagikan:
Andi Ariany Djalil 

INSTINGJURNALIS.com - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai menanggapi terkait dengan kebocoran plafon Intalasi Gawat Darurat (IGD) setelah diguyur hujan deras.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Sarana, Andi Ariany Djalil tidak menampik dengan hal itu. Menurutnya, kebocoran plafon di IGD RSUD Sinjai itu karena rembesan air dari talang air kanopi. Hal itu lantaran adanya sampah yang menyumbat di pipa pembuangan.

"Selain dilakukan pembersihan sampah yang menyumbat, kami telah menyampaikan ke PPK, dan  PPK juga telah menyampaikan perihal pemeliharaan ke pihak penyedia untuk memeriksa kembali dengan baik dan teliti pada talang air serta memperbaiki jika ada kerusakan pada pipa pembuangan," ungkap Andi Ariany kepada Instingjurnalis.com, Kamis (15/5/2020) malam.

Dia menambahkan, apabila masih di temukan kerusakan, maka hal tersebut masih menjadi tanggung jawab penyedia untuk memperbaiki kembali. Mengingat ungkap Andi Ariany pekerjaan ini masih dalam masa pemeliharaan.

"Dari kemarin sampai hari ini telah di lakukan pemeriksaan dan perbaikan oleh penyedia, walau demikian kami selaku manajemen RSUD tetap memantau pihak penyedia dalam melakukan perbaikan," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan, hujan lebat terus yang mengguyur Kabupaten Sinjai, pada Kamis (15/5/2020) dini hari menimbulkan kebocoran pada Gedung baru RSUD Sinjai.

Padahal, bangunan tersebut baru difungsikan pada bulan Februari lalu. Kebocoran gedung diduga karena proses pembangunannya di percepat alias tidak profesional.

Kejadian ini kini menjadi perbincangan dan viral di media sosial. Beberapa foto dan video kini beredar di medos yang memperhatikan kebocoran pada gedung RSUD itu.

(Sar/Fauzan)




Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI