Legislator Wajo Belajar Pengembangan Destinasi Wisata di Sinjai

3/24/2021 | 15:36 WIB

Bagikan:

 

Legislator Wajo Belajar Pengembangan Destinasi Wisata di Sinjai

INSTINGJURNALIS.com - Komitmen Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) untuk mengembangkan beberapa destinasi wisata andalan di Kabupaten Sinjai kian menjadi perhatian banyak kalangan.


Wisata Hutan Mangrove Tongke-Tongke misalnya, salah satu destinasi wisata yang terletak di Desa Tongke-tongke, Kecamatan Sinjai Timur itu, kini menjadi primadona bagi wisatawan.


Tak ayal, destinasi wisata satu ini bahkan dilirik bagi daerah lain. Buktinya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo melakukan studing banding atau komparasi sekaitan dengan pengembangan wisata itu.


Kunjungan legislator Wajo diterima langsung oleh Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong, Kepala Disparbud Sinjai, Yuhadi Samad bersama Kabid Pengembangan & Pemasaran, Andi Dewi Angriani di Rumah Jabatan Wakil Bupati Sinjai. 


Usai diterima, rombongan Anggota DPRD Wajo bersama Kepala Disparbud Sinjai bertolak ke hutan Mangrove Tongke-tongke


Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Wajo Herman Arif mengatakan, studi komparasi ini bertujuan untuk berbagi informasi terkait pengembangan obyek wisata hutan mangrove, mengingat di Wajo juga memiliki hutan mangrove di kecamatan Pitumpanua yang akan dikembangkan menjadi destinasi wisata.


"Tujuan kami kesini untuk sharing pengalaman dan pengelolaan serta pengembangan hutan mangrove, karena hutan mangrove tongke-tongke ini merupakan rekomendasi dari Dinas Budpar Provinsi Sulsel sebagai satu-satunya tujuan studi komparasi pengembangan destinasi hutan mangrove," katanya. 


Menurutnya, disamping karena obyek wisata Hutan Mangrove Tongke-tongke ini sudah dikenal karena kolaborasi antara masyarakat, pemerintah dan stakeholder terkait. Selain itu, pihaknya juga kagum upaya pemerintah setempat dalam melakukan promosi.


"Dimana-mana  kalau kami buka media sosial dan google kami pasti dapatkan informasi dan promosi tentang hutan Mangrove ini, Untuk itu kami ingin sharing dan belajar kepada pemda Sinjai dalam hal ini Disparbud," tuturnya. 


Sementara itu, Kadisparbud Sinjai Yuhadi Samad menceritakan awal keberadaan Hutan Mangrove Tongke-Tongke yang merupakan swadaya masyarakat yang dimotori oleh H. Taiyeb hingga menjadi destinasi unggulan/prioritas setelah dikelola oleh Pemerintah Daerah Sinjai melalui Disparbud. 


"Pembangunan Pariwisata di Sinjai mendapat perhatian serius Bupati Sinjai sehingga Sinjai saat ini dikenal sebagai salah satu daerah potensi wisata dengan jumlah kunjungan wisatawan yang makin bertambah tiap tahun dan menjadi referensi bagi daerah lain untuk sharing pengembangan pariwisata," tandasnya. (*)


Editor : Satria


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI