Bupati Sinjai Nilai Obyek Wisata Akan Menjadi Lokomotif Perekonomian Lokal

9/25/2021 | 18:55 WIB

Bagikan:

 

Bupati Sinjai Nilai Obyek Wisata Akan Menjadi Lokomotif Perekonomian Lokal


INSTINGJURNALIS.com - Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) menyatakan pengembangan sektor pariwisata menjadi skala priotas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dimasa kepemimpinannya.


Apalagi, menurutnya, obyek wisata yang dimiliki Kabupaten Sinjai sangat banyak dan dinilai mampu menjadi lokomotif pergerakan perekonomian daerah.


Hal itu juga sejalan dengan visi misi Pemkab Sinjai untuk membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya saing ke depan.


"Pengelolaan dan pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sinjai terus dikembangkan oleh pemerintah, berbagai kebijakan dilakukan oleh pemerintah saat ini untuk mendokrak potensi obyek  pariwisata di Sinjai agar lebih maju dan dikenal secara Nasional," ungkap ASA.


Dia mengatakan, peranan sektor pariwisata daerah itu sangatlah penting untuk menjadi lokomotif perekonomian lokal, sejalan dengan perkembangan dan kontribusi yang diberikan sektor pariwisata melalui pendapatan daerah, pengembangan wilayah, maupun dalam penyerapan investasi dan tenaga kerja serta pengembangan usaha yang tersebar di berbagai tempat terpencil.


"obyek Wisata di Kabupaten Sinjai sangatlah bisa menjadi pendongkrak ekonomi lokal, selain dengan pemanfaatan itu, kita bisa menyerap tenaga kerja lokal," katanya


Sekedar diketahui, Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata di Kabupaten Sinjai April 2021  realisasi Pendapatan Asli Daerahnya (PAD) mencapai 31 persen sebesar Rp160 juta lebih. 

Itu terdiri dari penarikan retribusi tempat rekreasi,


Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Sinjai, Yuhadi Samad, obyek wisata yang penyumbang PAD terbesar ialah hutan Mangrove Tongke-Tongke, di Kecamatan Sinjai Timur.


"Bentuk penarikan retribusi daerah melalui tiket masuk ke Hutan Mangrove Tongke-Tongke, mencapai Rp130 Juta per April 2021, kedua adalah Taman Purbakala Batu Pake Gojeng sebesar Rp15,1 juta lebih kemudian obywk wisata Taman Hutan Raya (TAHURA) Abdul Latief Sinjai Borong sebesar Rp11,7 Juta. Kemudian Air terjun Batu Barae sebesar Rp3,5 juta lebih serta Air Terjun Lembang Saukang, Rp110 ribu," ungkapnya.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI