Gugus Tugas KLA 2022 Diminta Berkontribusi Aktif

3/10/2022 | 13:49 WIB

Bagikan:

 Gugus Tugas KLA 2022 Diminta Berkontribusi Aktif

INSTINGJURNALIS.com - Dalam rangka memaksimalkan penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) 2022, Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA.


Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Sinjai Irwan Suaib yang dihadiri perangkat daerah lingkup Pemkab Sinjai selaku gugus tugas, Camat, Tim pengelola data evaluasi KLA, dan Forum Anak Kabupaten Sinjai, Kamis (10/3/2022) di Ruang Rapat Bappeda Sinjai. 


Dalam kesempatan ini Kepala Bappeda Sinjai Irwan Suaib menjelaskan bahwa, berdasarkan amanah undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, bahwa setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. 


Olehnya itu, sudah menjadi tugas dan kewajiban pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang berbasis pemenuhan hak anak. Hal ini kata Irwan juga sejalan dengan Visi Misi Kabupaten Sinjai pada Misi 3 yaitu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Kuasa. 


"Rakor yang kita laksanakan hari ini bertujuan bagaimana kita mempersiapkan Kabupaten Sinjai dalam penilaian KLA 2022, makanya seluruh anggota gugus tugas kami undang dan menghadirkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Selatan untuk melakukan pembinaan dan pendampingan dalam pengisian kuesioner yang ada," kata Irwan.


Karena itu, dia berharap dalam penilaian KLA 2022 ini Kabupaten Sinjai bisa mendapat predikat yang lebih baik dari tahun sebelumnya. 


Apalagi menurut Irwan, Pemerintah Kabupaten Sinjai senantiasa berkomitmen dalam pemenuhan kebutuhan anak di Kabupaten Sinjai. Untuk itu, dibutuhkan keterlibatan semua pihak termasuk peran yang diperlukan dalam bentuk program dan usaha yang harus bisa memberikan pelayanan yang ramah anak.


"Untuk meraih hal itu, tentu kerjasama dan kontribusi semua perangkat daerah yang masuk dalam gugus tugas sangat kita harapkan, sehingga pembagian tugas dan tim nantinya, kita akan laksanakan supaya indikator ataupun data-data yang dibutuhkan dalam penilaian KLA 2022 bisa kita dapatkan dan sajikan dengan baik," jelasnya.


Mantan Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai ini menyebut, variabel KLA terdapat lima kluster yang harus dipersiapkan diantaranya, klaster hak sipil dan kebebasan, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, serta klaster perlindungan khusus. 


Rakoor ini menghadirkan pembicara dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Selatan, Suciati Sapta Margani.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI