Dugaan SPPD Fiktif Diskominfo Sinjai Mulai Di Endorse Tenaga Honorer

4/28/2022 | 15:11 WIB

Bagikan:

Rival Efendy


INSTINGJURNALIS.Com--Dugaan tindak pidana korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) di Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Sinjai terkuak. Diduga pertanggungjawaban SPPD sarat pemalsuan.


Salah satu pegawai Diskominfo Sinjai, AJ membeberkan fakta adanya pemalsuan pada perjalanan dinasnya. Menurutnya, hasil kwitansi SPPD dikeluarkan sebanyak 7 kali, tertulis setiap 1 kwitansi berisi Rp 700 ribu dan sudah ditandatangani.


Namun, kata dia dirinya hanya satu kali menerima honorer SPPD, sementara 7 kwitansi yang dikeluarkan. "Saya heran siapa yang menikmati SPPD ini, karena 7 kali saya tanda-tangan hanya satu kali saya terima," ungkap AJ saat tiba di tujuan merasa dipisahkan oleh atasannya.


Tak hanya itu, AJ juga membeberkan sejumlah kegiatan yang dilakukan terkesan fiktif. Bahkan kejadian ini sudah dikeluhkan sejumlah pegawai lainnya. "Itupun kalau saya diikutkan perjanan dinas, mereka tidur enak-enak di hotel, saya cari rumah teman untuk bermalam," ungkapnya saat menceritakan perjalanan dinas ke makassar beberapa waktu lalu.


Terpisah, Kadis Kominfo Sinjai Tamsil Binawang membantah tuduhan tersebut. Dia mengatakan gaji tenaga honorer dibayarkan sesuai jumlahnya dan tidak ada pemangkasan.


"Tidak ada itu, bahkan SPPD apa yang dia maksud, bahkan gaji tenaga honorer tidak ada dipangkas," jawabnya saat dikonfirmasi.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI