INSTINGJURNALIS.COM - SINJAI, - Helatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-44 Tingkat Kabupaten Sinjai yang dipusatkan di Lapangan Bacikoro, Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah resmi ditutup, Sabtu (14/2/2026) sore.
Kegiatan keagamaan dua tahunan tingkat Kabupaten itu ditutup Bupati Sinjai yang diwakili Asisten Adminstrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai A. Irwansyahrahi Yusuf.
Camat Sinjai Tengah, Syahrul Paesa,
Menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Sinjai yang telah mempercayakan Kecamatan Sinjai Tengah sebagai tuan rumah MTQ ke-44 Tingkat Kabupaten Sinjai.
Sementara itu, A. Irwansyahrahi menegaskan MTQ sejatinya bukan sekadar ajang kompetisi membaca Al-Qur'an. Lebih dari itu, MTQ adalah sarana transformasi nilai-nilai suci Al-Qur'an ke dalam sendi sendi kehidupan kita sehari hari.
Melalui MTQ, kita menanamkan kecintaan kepada Kalamullah sejak dini, kita membangun generasi rabbani yang tidak hanya mahir membaca, tetapi juga memahami, menghayati, dan mengamalkan isi kandungan Al- Qur'an
"Selama beberapa hari terakhir, di lapangan Bacikoro inilah telah menjadi saksi semaraknya syiar Islam. Kita menyaksikan saudara - saudara kita, anak-anak kita, putra - putri terbaik Sinjai, unjuk kebolehan di berbagai cabang lomba, Mereka tidak hanya berkompetisi, tetapi juga bersilaturahmi dan mempererat ukhuwah Islamiyah," pungkasnya.
Lebih lanjut dikatakan, Pemerintah Kabupaten Sinjai memberikan apresiasi kepada LPTQ, Dewan Hakim, panitia, pelatih, guru, serta orang tua yang telah mendukung penuh jalannya kegiatan. Kepada para pemenang, Irwansyahrahi berpesan agar terus mempertahankan prestasi karena akan mewakili Kabupaten Sinjai di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia menekankan agar menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus belajar.
“MTQ ke-44 ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal kebangkitan syiar Islam. Mari jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam membangun Kabupaten Sinjai yang religius, maju, dan bermartabat,” ujarnya.
Ia berharap, sekiranya semangat MTQ ini dapat terus hidup di tengah-tengah masyarakat. Bukan hanya di bulan bulan perlombaan, tetapi setiap hari, baik itu di masjid, di musholla, di sekolah, dan di rumah -rumah kita. Jadikan membaca Al- Qur'an sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban.
Turut hadir Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman, Wakil Ketua DPRD Sinjai Sabir, perwakilan Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Sinjai, perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Sinjai, Ketua BAZNAS Sinjai, Kepala KUA, para Camat, Kepala Desa/Kelurahan serta ormas Islam dan masyarakat lainnya.
Editor : INSTING JURNALIS
- SIMAK BERITA & ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
- BERLANGGANAN DI CHANNEL WHATSAPP

Komentar0