INSTINGJURNALIS.com, SOPPENG - Penutupan bulan bakti gotong royong masyarakat (BBGRM) tingkat kabupaten Soppeng di pusatkan di lapangan cempa desa Paroto, kecamatan Lilirilau, Senin (4/12/2017) di hadiri bupati soppeng A.Kaswadi Razak bersama ketua tim penggerak PKK kabupaten soppeng Hj.Nurjannah.
Kepala dinas pemberdayaan masyarakat desa A.Nongki melaporkan bahwa pelaksanaan peringatan bulan bakti gotong royong dengan tujuan untuk melestarikan budaya gotong royong sebagai warisan nenek moyang serta meningkatkan partisipasi dan tanggung jawab masyarakat desa dan kelurahan.
Selain itu meningkatkan peran aktif PKK di desa dan sebagai momentum kebersamaan dalam komitmen pembangunan desa dengan semangat gotong royong, persatuan menuju kemandirian.
"Hasil monitoring dan evaluasi yang di lakukan setiap desa dan kelurahan serta kontribusi terbesar dalam pembangunan maka di putuskan 1 desa dan kelurahan patut di contoh," ungkap A.Nongki.
Sementara itu, Bupati soppeng A.Kaswadi Razak dalam sambutannya mengatakan, untuk melestarikan dan mempertahankan semangat gotong royong di tengah alam kehidupan saat ini itu tidak mudah,namun semua kegiatan gotong royong mesti di galakkan dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
"Semangat tanggung jawab untuk membangun bangsa kedepan agar di lakukan secara musyawarah," harap A.Kaswadi.
Adapun kategori desa dan kelurahan yang mendapat tropy yakni juara 1 Desa Paroto,di susul Desa Watu Toa dan Desa Sering,sedangkan tingkat kelurahan di raih oleh kelurahan Jennae, disusul kelurahan Salokaraja dan juara ketiga kelurahan Botto.
Turut hadir pada penutupan bulan bakti gotong royong yaitu Ketua Dprd soppeng,Plt.Sekda soppeng Nur Alam,Forkopimda soppeng,Kepala kantor kemenag soppeng,ketua pengadilan agama watan soppeng,skpd,camat,kades dan lurah se-kabupaten soppeng.
(cinchonk/instingjurnalis
