Kasus Dugaan Korupsi DLHK Bone Bergulir, Nama Sekda Disebut, Ini Kata Kapolres!

26 August 2019 | 16:38 WIB

Bagikan:
Sumber Ilustrasi: Tasik.Com


INSTINGJURNALIS.Com--Terkait kasus dugaan korupsi DLHK Bone yang sementara bergulir di Unit Reskrim Polres Bone, dimana salah satu terperiksa menyebut nama pejabat tinggi di Kabupaten Bone yakni Sekda.

Sebelumnya, telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan terus melakukan pengembangan kasus dugaan korupsi DLHK Bone dimana pagu anggaran swakelola senilai 4 miliar menggunakan APBD pada tahun 2017, diduga dalam penggunaan anggaran negara tersebut disinyalir adanya bentuk penyimpangan sehingga ditaksir adanya dugaan kerugian negara sebesar 940 juta lebih.

Saat polisi gelar pemeriksaan, sejumlah pengakuan terduga pelaku tindak pidana korupsi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone, Asmar cukup mengagetkan publik, dimana ia menyebut Sekda turut menikmati dana tersebut, sehingga polisi melakukan pemanggilan terhadap Sekda Bone untuk diklarifikasi.

Hal itu disampaikan Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim, mengatakan berdasarkan dari pemeriksaan, Asmar menyebutkan nama salah satu pejabat tinggi Kabupaten Bone.

"Memang dalam pemeriksaan nama beliau disebut termasuk dari sekitar 60 orang telah dimintai keterangan, namun Asmar dalam pengakuannya kembali dia merasa kondisinya tidak stabil, sehingga menyebut nama sekda," kata Kadarislam.

Hal serupa disampaikan Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Muhammad Pahrun mengatakan telah meminta Andi Surya Dharma untuk memberikan keterangan terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi swakelola tersebut pada hari Sabtu (24-08-2019) kemarin

"Benar dia telah dimintai klarifikasi setelah namanya disebut oleh Kadis DLH," kata Pahrun, Senin (26/08/2019).

Menurutnya, pemanggilan tersebut mengenai penyebutan nama Sekda yang disebut turut menikmati anggaran tersebut.

"Soal dia disebut oleh Asmar bahwa ia turut menikmati anggaran itu," kata Pahrun.

Dikonfirmasi terpisah, Sekda Bone melalui via selulernya enggan merespon dan berusaha dihubungi pesan Watshap Sekda tak mebalas meskipun dibaca.

(Muhammad Ram)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI