Satu Kasus Malaria Ditemukan di Pulau Sembilan, Ini Langkah Dinkes Sinjai

04 September 2019 | 10:37 WIB

Bagikan:
Satu Kasus Malaria Ditemukan di Pulau Sembilan, Ini Langkah Dinkes Sinjai

INSTINGJURNALIS.com - Menindaklanjuti adanya temuan satu kasus malaria pada ibu hamil di Desa Buhung Pitue, Kecamatan Pulau Sembilan, UPTD Puskesmas setempat bersama tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Sinjai dan Dinas Kesehatan Provinsi melakukan Mass Blood Survey (MBS), Selasa (3/9/2019) kemarin.

Ketua Tim MBS Dinas Kesehatan Provinsi, Tuti Erawati mengatakan, MBS ini dilakukan merupakan bentuk kewaspadaan dini terhadap penularan penyakit malaria. Kata dia, dalam MBS ini semua warga pada satu wilayah diambil sampel darahnya.

Selanjutnya akan diperiksa oleh UPTD LABKESDA untuk memastikan sampel darah tersebut, apakah positif atau tidak mengandung parasit malaria.

"Jadi berdasarkan adanya laporan 1 kasus malaria positif dari desa ini maka sudah menjadi standar program malaria kita lakukan kegiatan MBS dengan menurunkan tim," ungkapnya.

Sinjai dikatakan Tuti, seharusnya sudah melakukan eliminasi, namun karena ditemukan ada satu kasus, maka ditunda tahun depan.

"Kalau kemarin (3 Agustus 2019) sudah 532 orang dari semua golongan umur yang diambil sampelnya dan kegiatan ini sudah hari kedua dengan sasaran selanjutnya semua siswa sekolah dan wilayah dusun tiga, kami targetkan minimal 80% dari jumlah warga desa yang kami ambil sampel darahnya," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pulau Sembilan, Agussalim menuturkan, satu kasus malaria pada ibu hamil ini ditemukan berdasarkan ke aktifan Home Care dan Home Visit petugas pustu dan poskesdes sebagai garda terdepan dalam melakukan pelayanan kesehatan.

"Saya sangat mengsupport kerja teman-teman  karena wilayah kami kepulauan jadi pustu/poskesdes adalah ujung tombak pelayanan kesehatan sebelum di rujuk ke puskesmas nantinya," ujannya.

Terpisah, Kepala Desa Buhung Pitue, H. Arifuddin menyampaikan terima kasih dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, Warga bisa mengetahui status kesehatan mereka apakah posistif malaria atau tidak sehingga bisa cepat ke pelayanan kesehatan kalau ada gejala. (*)

Editor : Ardy
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI