Sosok Kadarislam Kasim Peduli Masyarakat Sebagai Falsafah Hidup

10/25/2019 | 13:30 WIB

Bagikan:
Kapolres Bone, AKBP Muh.Kadairslam Kasim, SH, SIK, MSI.
INSTINGJURNALIS.Com--Menempatkan pelayanan di posisi terdepan, menjadi skala prioritasnya. Peduli akan warganya yang berkekurangan, adalah misi ibadahnya. Menegakkan hukum sebagai  tanggung jawabnya sebagai abdi negara.

Itulah prinsip AKBP Muh. Kadarislam Kasim Kapolres Bone. Dia juga menjadi sosok yang dipandang penuh kebijaksanaan memimpin, pun pula punya kepedulian tinggi bagi masyarakat banyak.

Sosok AKBP Kadarislam telah  mencatatkan dirinya sebagai salah Kapolres yang terlama memimpin institusi Polri di bumi Arung Palakka. Dia mengemban jabatan itu selama kurun waktu 2 tahun 5 bulan, yang penuh dinamika.

Berkat kepemimpinan AKBP Kadarislam, ia berhasil menyelematkan uang negara dalam berbagai kasus korupsi, mulai dari kasus korupsi Kepala Desa dan Plt Kades Pattiro Riolo hingga terakhir berhasil menetapkan tersangka Kepala Bidang Paud dan Dikmas Disdik Kabupaten Bone yang kebetulan juga merupakan istri wakil Bupati Bone. Hal itu merupakan prestasi yang membuat mantan Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sulsel layak diapresiasi.

Memimpin wilayah dengan salah penduduk terpadat yang dengan wilayah cukup luas dengan tingkat konflik yang besar, dibutuhkan terobosan dan SDM serta kelengkapan alat personil. Hal itu bisa dia lakukan dengan baik.

Kadarislam mampu memfungsikan secara maksimal personilnya yang tersebar di 27 kecamatan 372 desa dan kelurahan. Sinergi dua tahun lebih, membuatnya cepat mengambil tindakan, manakala muncul sebuah permasalahan.

Selain tanggung jawabnya sebagai abdi negara, Kadarislam dikenal sebagai sosok polisi bersahaja yang dikenal akrab dengan semua kalangan. Dirinya berkomitmen untuk melaksanakan hal-hal yang mendasar sesuai falsafah hidup sebagai anggota Polri yang tertuang dalam Tri Brata dan Catur Prasetya, Polri sebagai sosok pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, penegak hukum dan sebagai pemelihara kamtibmas.

Pendekatan terhadap masyarakat, juga dilakukan dengan cara mengimplementasikan program Promoter Kapolri, menjadi polisi-polisi yang profesional dalam bidang tugasnya, modern dengan peningkatan layanan berbasis IT serta terpercaya, serta melakukan perubahan mindset, jujur, transparan dalam melakukan penegakan hukum.

Tanggung jawabnya kepada masyarakat sebagai pelayan, tak membuatnya lupa kepala sang khalik, ia terkenal sebagai polisi yang religius bahkan ia telah menginjakkan kakinya lebih dari 500 masjid di Bumi Arung Palakka ini.

"Saya sadar siapa saya sebenarnya, Saya hanya sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. Sehingga saya wajib untuk melayani dan mampu berinteraksi dengan semua kalangan dengan cara membuka ruang komunikasi,” ungkap Kadarislam dalam obrolannya, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, mutasi di tubuh Polri kembali bergulir, sejumlah perwira menengah bergeser berdasarkan surat telegram kapolri. AKBP Kadarislam Kasim yang menjabat sebagai Kapolres Bone akan segera berpindah tugas sebagai Kapolres Pelabuhan Makassar dan akan digantikan AKBP I Made Ary Pradana yang saat ini masih menjabat sebagai Kapolres Mamuju Utara.

(Muhammad Irham)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI