Akreditasi Puskesmas Kampala, Kemenkes RI Turunkan Tim Survei

12/26/2019 | 10:51 WIB

Bagikan:
Akreditasi Puskesmas Kampala, Kemenkes RI Turunkan Tim Survei

INSTINGJURNALIS.com - Tiga orang tim surveyor reakreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Komisi Akreditasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia melakukan survei reakreditasi atau penilaian ulang di Puskesmas Kampala, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Kamis, (26/12/2019).

Tim yang terdiri dari, dr. Lita Annie Astrid Tarumaselej, dr. Rusli Katili, Muh Yusri Yunus diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Andi Suryanto Asapa, Sekretaris Dinkes Sinjai Irwan Suaib, serta Kepala Puskesmas Kampala drg. Andi Susanti Bachtiar.

Survey akreditasi kembali Puskesmas Kampala guna menilai sekaligus melihat langsung kondisi Puskesmas. Survei ini akan berlangsung selama tiga hari mulai 26 hinga 28 Desember 2019.

Kepala Puskesmas Kampala drg. Andi Susanti Bachtiar mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan  Puskesmas Kampala dalam meningkatkan mutu pelayanan sejak mendapatkan akreditasi kategori Madya pada Tahun 2016 lalu. Dengan begitu dia berharap survei akreditasi kali ini mendapat hasil yang maksimal.

"Berharap semoga survei ini, Puskesmas Kampala bisa meraih akreditasi Paripurna," ucapnya disambut aplus pada tamu undangan.

Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Andi Suryanto Asapa mengemukakan bahwa,
Puskesmas Kampala dalah Puskesmas yang ke-4 tahun ini yang dilakukan reakreditasi setelah Puskesmas Biji Nangka, Manimpahoi, dan Bulupoddo.

"Alhamdulilah dari empat puskesmas ini, tiga diantaranya dari dasar meningkat menjadi utama kemudian dua dari madya dan utama itu meningkat menjadi paripurna," ujarnya.

Dr. Dedet sapaan Suryanto Asapa menambahkan, seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Sinjai sudah melewati proses dari Permenkes 75 Tahun 2014. Sehingga kata dia, survey akreditasi atau penilaian ulang ini memang diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan.

Apalagi, mutu pelayanan dan keselamatan pasien serta keselamatan petugas sudah menjadi tanggung jawab seluruh Puskesmas.

Sementara itu, ketua Tim Surveyor, dr. Lita Annie Astrid Tarumaselej, menegaskan akreditasi merupakan langkah awal dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hasil survey berupa dokumentasi ini, tegasnya, sedianya dimasukkan kepada Kemenkes RI dan dilakukan penilaian.

”Selanjutnya kita akan memotret semua kegiatan puskesmas guna untuk memperlekap akreditasi dan akan dipertimbangkan dalam komisi. Dan semoga saja hasil potret kita selama tiga hari ini dapat menuai hasil yang maksimal dan bisa lolos akreditasi. Bahkan bisa Paripurna juga,” ketusnya. (*)

(Ardy)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI