Pengelola Kesehatan Tradisional Puskesmas Pulau Sembilan Ungkap Khasiat Daun Sambiloto

1/17/2020 | 13:31 WIB

Bagikan:
Pengelola Kesehatan Tradisional Puskesmas Pulau Sembilan Ungkap Khasiat Daun Sambiloto
Daun sambiloto. Net

INSTINGJURNALIS.com - Dibalik rasanya yang pahit ada segudang manfaat daun sambiloto untuk kesehatan yang sangat ampuh. Tanaman ini dipercaya bisa mencegah dan mengatasi beberapa penyakit.

Sambiloto atau Andrographis paniculata dimanfaatkan Puskesmas Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai sebagai ramuan obat tradisional dalam penerapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Pengelola Kesehatan Tradisional Puskesmas Pulau Sembilan, Junaeti mengemukakan, daun sambiloto sebagai bahan ramuan miliki banyak manfaat khususnya bagi kesehatan tubuh.

"Manfaatnya bisa digunakan saat pilek dan flu, membantu mencegah penyakit jantung, membantu mencegah diabetes, membantu menyembuhkan infeksi, membantu menyembuhkan masalah pada sistem pencernaan," ujarnya usai senam bersama dengan kelompok senam binaan Puskesmas Pulau Sembilan, Jumat (17/1/2020).

Junaeti membeberkan, Sambiloto adalah jenis tumbuhan liar yang memiliki banyak khasiat yaitu dapat mengobati berbagai macam penyakit.

"Karena merupakan jenis tumbuhan liar, sambiloto dapat juga di temukan di tempat-tempat seperti kabun, tepi sungai, tanah kosong yang lembab atau pekarangan," katanya.

Dia juga menyebutkan ciri-ciri daun sambiloto tersebut yakni, berdaun tunggal bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang, bentuk lanset, pangkal runcing, ujung meruncing, tepi rata, permukaan atas hijau tua.

Selain itu, bunga perbungaan rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari ujung batang atau ketiak daun.

"Bunga berbibir berbentuk tabung dan berwarna putih. Buah kapsul berbentuk corong, panjang sekitar 1,5 cm, lebar 0,5 cm pangkal dan ujung berbentuk tajam," ketusnya.

Kedepannya, kata Junaeti, pihaknya akan menyugukan ramuan yang berbeda-beda kepada peserta senam setiap hari Jumat. Termasuk ramuan dari daun sambiloto. (**)

Editor : Ardy
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI