Terjadi di 10 Negara, Virus Corona yang Mematikan, Jumlahnya Bikin Geleng Kepala

1/26/2020 | 20:35 WIB

Bagikan:
Terjadi di 10 Negara, Virus Corona yang Mematikan, Jumlahnya Bikin Geleng Kepala
Ilustrasi Virus Corona. Foto: Shutter Stock

INSTINGJURNALIS.com -
Virus baru yang disebut corona virus telah membuat geger warga dunia. Sebab, selain dapat menyebar dengan sangat cepat, virus itu juga telah menyebabkan kematian pada banyak orang di beberapa negara dunia, utamanya di China.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis data resmi per 25 Januari, terkait penyebaran virus korona sudah mencapai 1.320 kasus, yang terjadi di 10 negara, termasuk AS dan Prancis.

Berdasarkan laporan situasi terkini terkait kejadian luar biasa (KLB) novel coronavirus (nCov) atau virus corona dari WHO yang dikutip di Jakarta, Minggu, dari total 1.320 kasus, sebanyak 1.297 kasus berada di Tiongkok dan 41 orang meninggal dunia karena penyakit tersebut.

Beberapa negara yang melaporkan kasus virus korona yang terkonfirmasi adalah Thailand empat kasus, Jepang tiga kasus, Singapura tiga kasus, Australia tiga kasus, Prancis tiga kasus, Korea Selatan dua kasus, Vietnam dua kasus, Amerika Serikat dua kasus, dan Nepal satu kasus.

Kasus penyakit tersebut melonjak sebanyak 474 kejadian berbanding hari sebelumnya, dan jumlah kematian yang diakibatkan melonjak hampir dua kali lipat dari laporan per Jumat (24/1), sebanyak 25 orang meninggal.

Untuk kasus di Tiongkok termasuk kasus penyakit di Hong Kong lima kasus, Macau dua kasus, dan Taipei tiga kasus. Kasus virus corona di Tiongkok terjadi di 20 provinsi, dan kabupaten-kota di luar Hong Kong, Macau, dan Taipei. Dari 1.287 kasus virus corona di Tiongkok, sebanyak 237 kasus dilaporkan mengalami gangguan kesehatan yang serius.

Sebanyak 21 orang dari 23 kasus virus corona yang terjadi di luar Tiongkok memiliki riwayat bepergian ke Kota Wuhan di Provinsi Hubei.

Satu kasus virus corona yang terjadi di Australia memiliki riwayat kontak langsung dengan orang yang positif terinfeksi virus corona di Wuhan saat berada di Tiongkok.

[CUT]

Sementara itu, satu orang yang positif virus corona di Vietnam tidak memiliki riwayat bepergian ke Tiongkok, tetapi tinggal bersama anggota keluarga yang terjangkit penyakit tersebut setelah berkunjung ke Wuhan. Kasus tersebut merujuk bahwa penyakit virus corona ini dapat menular dari manusia ke manusia.

WHO menyebut status risiko virus corona ini sangat berisiko tinggi untuk wilayah Tiongkok, berisiko tinggi untuk wilayah regional Asia, dan risiko sedang untuk skala global.

Sumber : JPNN
Editor : Satria
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI