Carut-Marut Data Penerima Bantuan Antara Pusat dan Daerah, Dinsos Bone Karena Kementerian?

5/26/2020 | 12:48 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com--Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, Andi Promal Pawi berjanji akan melakukan pencatatan atau pendataan terhadap sejumlah warga yang tidak menerima bantuan.

"Memang tidak semua langsung tercaver, tapi kita akan usahakan semua warga mendapatkan khususnya yang berdampak covid-19," kata Andi Promal, Selasa (26/05/1995).

Menurutnya data yang dikirim ke kementrian telah diverivikasi dan disandingkan dengan data penerima PKH, BPNT, BST Kemensos, BLT Dana Desa dan Bantuan Sembako.

"Bukan Dinas Sosial yang pake data lama, tapi Kemensos Pusat menggunakan DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial) dalam pembagiannnya tidak pernah diverifikasi dan falidasi, sehingga masih menggunakan data lama, kedepan harus kita programkan Verpal data DTKS," jelas Andi Promal.

Puluhan warga mendatangi Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bone, Senin (18/05/2020). Massa tersebut kesal terhadap pemerintah, lantaran mereka belum menerima bantuan khususnya mereka berdampak covid-19.

Puluhan warga itu, datang dari berbagai kelurahan mulai dari Kelurahan Manurungnge, Bukaka hingga Kelurahan Macege.

Salah seorang warga, Melati mengaku terpaksa mengadu langsung ke Kantor Dinsos, karena selama ini belum pernah menerim bantuan.

"Pekerjaanku saya cuma pembantu rumah tangga tiap harinya hanya mencuci piring," ketusnya.

Sementara itu, Lurah Macege, Ayyub mengaku memerintahkan warganya itu mendatangi kantor Dinas Sosial, karena selama ini data yang digunakan Dinsos tidak pernah diupdate.

"Kami suruh warga ke Dinsos mengadu, karena data kami berbeda, kita sekarang pake data baru sedangkan Dinsos masih pake data lama," ungkapnya.

(MG,FR)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI