Kerusakan Lingkungan di Bone Utara 'Digaris Merah', Warga Mulai Khawatir

7/26/2020 | 16:05 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com--Kajian Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) terhadap aktivitas tambang, menjadi salah satu faktor menurunnya kualitas sekaligus percepatan laju kerusakan lingkungan hidup di Kabupaten Bone.

Walhi menyebutkan, keberadaan sektor pertambangan khususnya di 'Bone Utara', dinilai berkontribusi besar dalam penyumbang keruskan lingkungan. Bahkan, jika hal itu terus berlanjut akan berdampak keselamatan warga.

Bencana banjir yang merendam empat kecamatan dan merendam puluhan hektar sawah siap panen di Bone Utara, bukan bencana alam murni, melainkan adanya kerusakan lingkungan di areal Sungai Walennae.

Beberapa warga Bone Utara mengutarakan pendapatnya ihwal kajian Walhi terhadap dampak aktivitas pertambangan. Dari berbagai macam tanggapan itu, sebagian besar warga mengaku khwatir akan kerusakan lingkungan.

"Kami sangat khawatir, sebagai warga yang hidup di bantaran Sungai Walennae," kata Muhammad Saing, Minggu (26/07/2020).

Saing mengungkapkan saat ini pemerintah belum menaruh perhatian khusus terhadap kebijakan lingkungan. Sehingga ia khawatir jika hal itu terus berlanjut, kerusakan lingkungan serupa dengan yang ada di Masamba, Luwu Utara akan terjadi.

"Kami takut bencana terjadi akibat kerusakan lingkungan, seperti di Masamba akibat eksploitasi alam secara berlebihan," lanjut warga Desa Kampoti, Kecamatan Dua Boccoe itu.

Irwan, warga lainnya menyatakan keresahan terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi, ia khawatir setelah Bone dinyatakan sebagai zona kritis lingkungan.

"Pemerintah harus segera mencari solusi, bukan ada bencana, baru kami diberi bantuan dan seolah-seolah peduli dengan kami, tapi harus ada pencegahan sedini mungkin," ungkap Irwan.

Menurut dia, solusi sesungguhnya adalah pemerintah membuat kebijakan radikal terhadap oknum perusak lingkungan khususnya aktivitas tambang ini yang dampaknya telah dirasakan.

"Kami minta pemerintah segera melakukan kebijakan yang pro terhadap lingkungan. Kami sangat mendukung pemerintah jika melakukan perbaikan lingkungan," kata Irwan.

(Mir)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI