Bukan Gagah Gagahan! ELMU Siap Bertarung di Pilgub Jabar 2023

11/21/2020 | 17:06 WIB

Bagikan:

 Bukan Gagah Gagahan! ELMU Siap Bertarung di Pilgub Jabar 2023

INSTINGJURNALIS.com - Meski pesta demokrasi Pilgub Provinsi Jawa Barat terhitung masih lama. Namun, Elhan Zakaria dan Muhi Ashari mulai memanaskan mesin.


Keduanya, resmi mendandatangani Ikrar Kesepakatan yang mengikat perjalanan langkah mereka berdua untuk fokus menuju Pilgub 2023 Provinsi Jawa Barat, ikrar ditandatangani di kediaman Elhan Zakaria di Salemba Tengah Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2010) tepat pada pukul 17.00 WIB.


Elhan Zakaria politisi milenial turunan karuhun panjalu kelahiran Ciamis 11 Desember  1984 ini memang sejak tahun 2014 sudah merencanakan untuk maju pada pilgub di Provinsi Jawa Barat. Namun ditengah perjalanan Elhan ikut mendirikan Partai Berkarya besutan Tommy Soeharto dan langsung mencalonkan diri untuk DPR RI mewakili Dapil Jawa Barat 10 BAPAKUMIS Banjar Pangandaran Kuningan Ciamis. 


Partai Berkarya dinyatakan mengeruk suara 2,9 Juta dan belum memenuhi syarat Lolos 4% Parlementary Treeshold. Potensi di Provinsi Jawa Barat sendiri mendapatkan suara sebanyak 564.942. Ini membuktikan masih banyak potensi yang bisa dikembangkan dengan beberapa jurus jitu yang sudah dipola sedemikian rupa. 


Ditanya tentang dinamika yang terjadi di Partai Berkarya Elhan Zakaria sempat mengatakan, dinamika itu adalah proses sebuah partai politik akan besar kedepannya.


"Saya tidak mau membahas banyak terkait dinamika yang ada mending kita bahas langkah kedepan saja”, pungkasnya. 


"Walau sekarang ada beringin karya tapi kita bisa lihat pemilu 2019 bahwa jumlah suara itu adalah masih suara partai berkarya, yang mayoritas pemilih partai berkarya adalah Soehartois dan Om Tommy Soeharto masih sosok yang bisa dijadikan panutan di Provinsi Jawa Barat," sambungnya.


Sementara Muhammad Muhi Asari kelahiran Cisarua – Puncak 12 Mei 1994 ini sudah sangat percaya mampu mendampingi Elhan Zakaria. Diusianya yang baru menginjak 26 tahun ini menjadi berkah tersendiri dengan izin keluarga besar untuk mendampingi Elhan. 


Menurutnya, Ini sebuah kesempatan emas bagi dirinya untuk mendampingi Elhan Zakaria pada Pilgub 2023 mendatang. 


"Intinya saya mengikuti program kang elhan untuk membangun Jawa Barat dimasa depan. Kang elhan itu dulu agent rahasia asia pasifik di Nusantara Holding jadi saya yakin konsep konsep pemberdayaan ekonominya bisa diterapkan dan dijalankan di Jawa Barat, jujur saya jawab Ini terlepas dari tujuan kami manggung tapi lebih utamanya pemberdayaan dulu, kerja dulu, kalo nyalon manggung saya ikut saja”, pungkasnya.


Elhan sempat diam dan  enggan diwawancarai ketika redaksi menanyakan siapa dibelakang pencalonan Elhan, namun Elhan menjawab sambil tersenyum.


"Jika kami berdua adalah pilot dan co pilot, tentu jelas ada pengarah dari atas seperti ATC, tentu jelas ada landasan, tentu jelas ada bahan bakar, tentu jelas ada tujuan, salahsatu tujuannya adalah membuka peluang kerja dengan saya padukan P4 konsep ekonomi baru, intinya semua sedang dipersiapkan, saya tidak usah bicara banyak dulu”, pungkasnya.


"Dibelakang kami adalah mereka pendukung yang  mengiringi langkah kami, karena kami manggung nanti untuk mereka khususnya masyarakat Jawa Barat, menang kami duduknya kami ya milik mereka," tambah Muhi.


Terlepas dari dukung mendukungan partai politik elhan menegaskan “ya karena saya sempat nyaleg dari partai berkarya ya mungkin masyarakat taunya saya di partai berkarya, tapi untuk kedepan saya nyalon kami antisipasi kuatkan jalur independent, urusan dukungan parpol belakangan atau nanti aja bahasnya” , pungkasnya. 


Demikian juga Muhi, kedepan akan membangun system dulu. Dia berharap pada akhir desember sudah selesai struktur sampai tingkat kecematan melalui Organ Utama yang didirikan tanggal 1O November lalu yaitu ELMU.


"Elmu adalah singkatan nama kami, El nya Elhan Mu nya Muhi, sampai saat ini sudah banyak yang ingin bergabung, namun kami fokuskan millennial sunda yang menjadi pengurus utama, biar pinisepuh menjadi penasehat saja karena jika kami maju memakai jalur independent, ini adalah kerja keras”, pungkasnya. 


"Kami membentuk jaringan di setiap Kabupatan /Kota sampai tingkat 10 Kepala Keluarga kok," kuncinya. 


Editor : Satria



Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI