Ini Penjelaskan BNNK Bone Soal Oknum Polisi Ngamuk Minta Rekannya Dibebaskan!

11/17/2020 | 13:02 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com--AN seorang anggota Polres Bone terancam akan dikenakan sanksi kode etik menyusul dinyatakan positif narkoba oleh unit Propam Polres Bone.


"Oknum AN sudah dites urine dan hasilnya positif. Dan saat imi dilakukan penanganan oleh Propam, setelah berkas perkaranya lengkap akan disidangkan disiplin atau kode etik," kata Paur Humas Polres Bone, Ipda Rayendra, Senin (16/11/2020).


Rayendra menegaskan yang bersangkutan saat ini sedang menjalani proses di Propam Polres Bone, dan akan dikenakan sanksi. "Jelas ada sanksi karena setiap anggota yang melakukan pelanggaran pasti dikenakan sanksi oleh provos," tambahnya.


Sayangnya, pihak Polres Bone belum memastikan oknum berpangkat brigadir itu membawa mengacungkan badik ke salah satu pegawai BNNK.


"Apa ada yang melihat oknum AN menggunakan senjata tajam atau tidak, itu yang ditanyakan ke BNNK saat BNNK melaporkan kejadian itu tidak ada melihat oknum AN menggunakan senjata tajam hanya melihat oknum tersebut memegang pinggangnya," lanjut Rayendra.


Terpisah, Kepala BNNK Bone, AKBP Ismail Husain menjelaskan dari kesaksian beberapa anggota pihaknya merasakan ada benda keras yang menempel di pinggang AA. Namun, ia belum memastikan benda itu adalah badik.


"Dari kesaksian anggota saya tidak ada yang melihat AA mengeluarkan badik, hanya saja waktu AA berteriak anggota saya mengamankan AA dan ada terasa benda yang ada di pinggang yang diantisipasi jangan sampai itu senjata tajam'' kata AKBP Ismail Husain, saat Press Release, di Kantor BNNK Bone, Selasa (17/11/2020).


Selanjutnya, kata dia pihaknya menyerahkan proses hukum ke pihak Polres Bone. "Selanjutnya, kami serahkan ke polres, karena sudah melaporkan secara resmi," lanjutnya.


Diketahui, Brigadir AN, seorang oknum anggota Polres Bone mengamuk setelah ketiga rekannya diamankan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone. 


Menurut salah seorang pegawai BNNK Bone, insiden itu terjadi pada Rabu (11/11/2020) 08.00 pagi. Saat itu AN mendatangi Kantor BNNK Bone dan meminta rekannya dibebaskan namun tidak dikabulkan.


Awalnya ia datang dan meminta rekannya dibebaskan," kata salah seorang pegawai yang minta namanya tidak dimediakan.


Namun, karena permintaannya tidak dikabulkan, oknum polisi itu mengamuk bahkan mengeluarkan badik ke pegawai BNNK Bone. "Dia teriak-teriak dan mengeluarkan badik," lanjutnya.


(Ram)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI