Tahun 2021, Pemerintah Buka 1 Juta Formasi PPPK

11/23/2020 | 18:49 WIB

Bagikan:

 Tahun 2021, Pemerintah Buka 1 Juta Formasi PPPK

INSTINGJURNALIS.com - Pemerintah pusat memastikan akan membuka seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk tenaga guru tahun 2021. Pemerintah setidaknya membuka 1 juta formasi untuk PPPK tenaga guru ini.


Demikian diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim 

saat video Conference bersama Menteri keuangan Sri Mulyani, Kemenetian Dalam Negeri, Kemenpan-RB dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana.


"Pemerintah membuka kesempatan bagi guru honorer di sekolah negeri dan di swasta yang terdaftar di data pokok pendidikan (Dapodik)," ungkap Nadiem.


Video conference yang dilaksanakan melalui aplikasi zoom ini turut diikuti oleh Wakil Bupati Sinjai Hj. A. Kartini Ottong,  Sekda Sinjai Drs. Akbar,  Kepala BKPSDMA Sinjai Lukman Mannan dan Kepala Dinas Pendidikan Sinjai A. Jefrianto Asapa di Ruang Kerja Sekda Kantor Bupati Sinjai,  Senin siang (23/11/20).


Menanggapi rencana tersebut,  Wakil Bupai Sinjai menyambut baik dengan adanya rencana Pemeribtah Pusat yang akab merekrut PPPK tenaga guru pada tahun 2021 mendatang. 


"Ini merupakan peluang yang sangat baik bagi tenaga guru honorer kita di Sinjai. Semoga ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin sesuai kebutuhan guru yang ada di Sinjai, apalagi beban gajinya tidak dibebankan ke pemerintah daerah akan tetapi ditanggung oleh APBN, " ucapnya. 


Andi Kartini berharap kepada para guru honorer agar sejak sekarang mulai menyiapkan diri, supaya dalam pelaksanaan bisa lolos tahapan seleksi administrasi.


Sementara itu Kepala BKPSDMA Sinjai Lukman Mannan menyampaikan bahwa berdasarkan penyampaian dari hasil video conference, masing-masing daerah dimnita untuk mengusulkan sebanyak-banyaknya. Meski demikian pihaknya masih menunggu peraturan Menpan-RB yang akan mengatur hal tersebut. 


"Dalam waktu dekat akan keluar Kemenpan yang mengatur tata cara atau mekanisme dan tata urutan pelaksanaan seleksi PPPK. Demikian halnya apakah 1 juta ini dituntaskan tahun 2021 atau secara bertahap, Kita masih menunggu mekanismenya seperti apa, " ucapnya. (*)


Editor : Satria



Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI