Diiming-imingi Rp100 Ribu, 4 Pria di Bone Tega Aniaya PNS

2/01/2021 | 19:05 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com--Adam Malik (21), Adzan Fauzan (18), Muzakkir (33) dan Rudianto alias Bombong (26), dibekuk Unit Resmob Polres Bone, Sabtu (30/01/2021). Dia diduga melakukan penganiayaan terhadap Irwan (PNS) dengan iming-iming uang. Kelima pelaku kini meringkuk di tahanan. 


Kasus ini terbongkar setelah korban melaporkan ke Unit SPKT Polres Bone, Sabtu (29/01/2021). Menurut keterangan kepolisian pelaku diiming-imingi oleh seorang perempuan bernama Medan (45) dengan uang Rp 100 ribu. 


"Pelaku mendapat imbalan 100 ribu rupiah, untuk membalaskan tindakan korban yang kerap mengganggunya," ungkap Try Handoko, Kapolres Bone, Senin (01/02/2021). 


Dari laporan korban, polisi berhasil menemukan Medan yang tidak lain merupakan mantan suami korban. Pelaku mengaku kerap diganggu oleh  korban. 


"Pelaku tak lain suami korban, ia mengaku kerap diganggu," tambahnya dalam press release. 


Dari hasil pemeriksaan kepolisian, Kelima pelaku masing-masing, Medan (42), Adam Malik (21), Adzan Fauzan (18), Muzakkir (33) dan Rudianto alias Bombong (26), terlibat penganiayaan berencana terhadap Irwan.


Peristiwa itu berawal, pada Kamis 28 Januari 2021 lalu, saat itu Medan memanggil Muzakkir dan Rudianto untuk melakukan penganiayaan terhadap Irwan. Medan mengaku kerap diganggu oleh korban yang tidak lain mantan suaminya. 


Keesokan harinya, keduanya datang di rumah Medan untuk menjalankan aksinya. Namun karena tidak mengetahui identitas target, Medan kembali memerintahkan Adzan dan Malik untuk menunjukkan target. 


"Keempat pelaku berangkat berboncengan, tepat pukul 19.05 berhasil menemukan korban. Kedua pelaku Rudianto dan Muzakkir mengejar korban dan memukul menggunakan ikat pinggang," kata AKP Ardy Yusuf, Kasat Reskrim, Senin (01/02/2021). 


Setelah memukul korban, kedua pelaku meninggalkan korban. Namun, korban balik mengejar pelaku dan menabraknya hingga terjatuh, saat itu korban menghunuskan baiknya untuk menikam Rudianto. Namun, Muzakkir berhasil menendang dada korban hingga terjatuh dan pingsan. 


"Setelah itu kedua pelaku meninggalkan lokasi dan menghubungi Fauzan dan Malik untuk menjemputnya dan bermalam di rumah Medan," lanjut Ardy Yusuf, dalam Press Release. 

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI