Penduduk Miskin di Bone Meningkat, Setahun Capai 5 Ribu Jiwa

2/22/2021 | 19:31 WIB

Bagikan:

Penulis: Musriandi

Editor: Muhammad Irham



INSTINGJURNALIS.Com--Pandemi Covid-19 rupanya menyebabkan angka kemiskinan di Kabupaten Bone meningkat. Peningkatan kemiskinan juga tak lepas dari pembatasan aktivitas yang ditetapkan oleh pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19. 


Ini kemudian bermuara kepada peningkatan pengangguran dan hilangnya pendapatan masyarakat sehingga jatuh ke kelompok miskin. 


Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bone sebanyak 81 ribu jiwa pada tahun 2020. Dengan jumlah tersebut, tingkat kemiskinan sebesar 10,62 persen dari total populasi. 


Jumlah tersebut meningkat dari 76 ribu orang atau 10,06 persen  dari total populasi pada 2019 lalu. 


"Dibanding tahun 2019 lalu, warga miskin Bone meningkat sebanyak 0,62 % atau sekitar 5 ribu jiwa," ungkap Kepala BPS Kabupaten Bone, Iri H. Yunus. 


Menurutnya, meningkatnya penduduk miskin di Kabupaten Bone dipengaruhi oleh pembatasan aktivitas oleh pemerintah untuk menekan penyebaran virus Covid-19. 


"Selain karena jumlah penduduknya memang banyak, juga pengaruh pandemi covid-19 yang menghambat sektor ekonomi, termasuk karyawan-karyawan yang di rumahkan, dan kegiatan kegiatan ekonomi sektor perdagangan hasil pertanian yang dipasarkan rendah sekali nilai jualnya dan pada intinya Corona," tambah Yunus. 


Lanjutnya, dalam mengukur tingkat kemiskinan pihaknya menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach).


"Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang di ukur dari sisi pengeluaran," kuncinya.


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI